PELITARIAU, Meranti - Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan terhadap penyakit menular, Lapas Kelas IIB Selatpanjang menggelar kegiatan sosialisasi penanganan HIV dan TB di lingkungan Lapas Selatpanjang dan pemeriksaan HIV bagi seluruh pegawai di aula Lapas Selatpanjang, Selasa (28/10).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kalapas Selatpanjang, Yopi Febrianda, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas pegawai dalam memahami penyakit menular, terutama yang berpotensi menyebar di lingkungan Lapas.
“Pegawai Lapas memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan diri dan warga binaan. Dengan pemahaman yang baik tentang HIV dan TB, diharapkan kita dapat melakukan deteksi dini dan pencegahan secara optimal,” tegasnya.
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari UPT Puskesmas Selatpanjang, yaitu dr. Fristly Nasri, SY. Maiza Susanti, S.K.M., Nurhemi, A.Md.Keb., dan Nurul Fadhilla, AMd.Ak., yang diawali dengan pemaparan materi tentang penyebab, cara penularan, gejala, serta langkah pencegahan dan penanganan HIV dan TB, disertai penjelasan tentang pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan berkala.
Setelah sesi penyuluhan atau penyampaian edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan HIV melalui layanan VCT (Voluntary Counseling and Testing) yang diikuti secara sukarela oleh para pegawai.
Melalui kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan ini, diharapkan seluruh pegawai Lapas dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit menular, sekaligus memperkuat sinergi antara Lapas dan UPT Puskesmas dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan produktif. **