PELITARIAU - Tiga wartawan senior Riau masing-masing H Dheni Kurnia, Zufra Irwan dan Raja Isyam Aswar ditetapkan sebagai penerima penghargaan Press Card Number One (PCNO) oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Ketiganya akan bergabung dengan enam wartawan senior provinsi lainnya untuk menerima anugerah PCNO itu Selasa besok, persis di puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 yang dipusatkan di Candi Bentar Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara.
"Alhamdulillah. Terimakasih kepada PWI Pusat yang telah memberikan penghargaan Press Card Number One ini kepada saya dan rekan-rekan seprofesi lainnya," kata Dheni Kurnia, mantan Ketua PWI Riau dua periode yang kini diamanahkan sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Riau dan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Riau kepada MataPers.com, Senin (8/2/2021) siang melalui video call WhatsApp (WA).
Dheni yang sudah berada di Jakarta bersama wartawan senior Riau lainnya, yakni Zufra Irwan, untuk menerima penghargaan paling didambakan insan pers yang tergabung dalam PWI tersebut, juga menyampaikan terimakasih atas support dari jajaran pengurus PWI Riau, khususnya Ketua H Zulmansyah Sekedang, sehingga tahun ini dianugerahi PWI Pusat Press Card Number One tersebut.
Rasa bahagia dan bangga juga diungkapkan Zufra Irwan, mantan sekretaris PWI Riau dua periode yang kini anggota Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Riau. "Penghargaan ini membuat saya bangga dan bahagia. Mudah-mudahan PCNO ini semakin memotivasi saya lebih banyak lagi berbuat untuk kepentingan peningkatan kualitas wartawan dan organisasi profesi PWI yang telah membesarkan saya selama ini," ungkap Zufra Irwan yang sejak empat tahun terakhir diamanahkan negara menjadi Komisioner dan Ketua Komisi Informasi Provinsi Riau.
Seperti diungkapkan Sekretaris Jenderal PWI Pusat Mirza Zulhadi dalam press rilisnya hari ini, penghargaan PCNO atau Kartu Pers Nomor Satu ini hanya diberikan kepada wartawan senior berusia 50 tahun ke atas, yang telah lebih 30 tahun mengabdikan dirinya di dunia jurnalistik, dan dianggap layak menerimanya.
Pemilihan wartawan penerima PCNO dilakukan oleh satu tim juri yang dibentuk oleh PWI Pusat kemudian diputuskan dalam rapat pleno PWI Pusat. “Penerima Penghargaan PCNO disampaikan melalui surat yang ditandatangani oleh Ketua PWI Pusat yang juga Penanggungjawab HPN 2021, Atal S Depari dan Auri Jaya, selaku Ketua Panitia Pelaksana HPN 2021,” ujar Zulhadi.
Selain menetapkan penerima PCNO setiap perayaan HPN, PWI Pusat juga rutin memberikan penghargaan Anugerah Pena Mas kepada tokoh nasional yang dianggap berperan penting dalam perkembangan dunia pers di Indonesia. Untuk HPN 2021 ini, PWI Pusat akan diberikan kepada Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.
Pria yang akrab disapa Paman Birin, diputuskan mendapat anugerah ini melalui Forum PWI yang terdiri dari anggota Dewan Kehormatan PWI, yang dipimpin Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari. Secara aklamasi Atal mengumumkan bahwa Paman Birin mendapatkan Anugerah Pena Emas. Setelah melalui sidang khusus Dewan Kehormatan PWI Pusat dan mendengarkan orasi yang bersangkutan secara virtual.
Atal menyatakan Gubernur Kalsel menerima Anugerah Pena Emas dengan nilai yang sangat memuaskan setelah mendengarkan pemaparannya mengenai upaya membangun sinergi dengan pers dalam rangka mendukung pembangunan di Kalsel.
“Penilaian ini juga diberikan setelah melihat dedikasi dan upaya yang beliau lakukan dalam mengembangkan pers untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalsel,” kata Atal yang juga penanggungjawab HPN 2021.
Untuk diketahui Anugerah Pena Emas ini merupakan tanda penghargaan tertinggi yang diberikan oleh PWI kepada siapapun yang dinilai mempunyai jasa luar biasa di dalam mengembangkan pers Nasional di Indonesia.
Adapun nama-nama penerima penghargaan Press Card Number One di HPN 2021 adalah
Dheni Kurnia (PWI Riau), Zufra Irwan (PWI Riau), Raja Isyam Aswar (PWI Riau), Muhammad Baedarus (PWI Jawa Barat), Syahdanur Abdul Manaf (PWI Jawa Barat), Octo Lampito (PWI Yogyakarta), Mursyid Songsang (PWI Jambi, Dhimam Abror Djuraid (PWI Jawa Timur) dan Khairul Muslim (PWI Sumatera Utara). **prc4