Kanal

Tutup Akhir Pekan: IHSG dan Rupiah Menguat, Emas Bertahan di Level Tertinggi

PELITARIAU, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih tetap menguat, Jumat (27/3). Penguatan semua telah bertahan selama 2 hari terakhir, setelah sebelumnya terus-terusan terpuruk selama sepekan.

IHSG sempat melesat 7,89 persen di sesi perdagangan I hingga ditutup menguat di 4,76 persen.


Sementara nilai tukar rupiah, semakin membaik di Rp 16.050. Sebelumnya, rupiah sempat keok hingga Rp 16.900.


Sementara itu, harga emas yang dari awal memang naik, tetap bertahan di level tertingginya, yaitu Rp 924.000 per gram. Berikut rangkuman tentang tiga produk investasi itu:


Tutup Perdagangan Akhir Pekan, IHSG Naik 4,76 Persen.


IHSG berakhir di zona hijau pada penutupan perdagangan, Jumat (27/3). IHSG ditutup melesat 206,667 poin (4,76 persen) ke 4.545,571. Sementara indeks LQ45 ditutup naik 47,272 poin (7,27 persen) ke 698,779.


Sepuluh indeks sektoral menguat. Penguatan paling tajam dipimpin sektor aneka industri yang naik 10,04 persen.


Sebanyak 297 saham naik, 139 saham turun, dan 122 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 858.794 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 10,205 miliar saham senilai Rp 12,378 triliun. Dana asing masuk tercatat Rp 127,699 miliar. Sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp 5.276,907 triliun.


Saham-saham pendorong indeks sore ini di antaranya Indofood Sukses Makmur (INDF) naik 825 poin (13,81 persen) ke Rp 6.800, Astra International (ASII) naik 460 poin (12,71 persen) ke Rp 4.080.


Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik 80 poin (11,76 persen) ke Rp 3.990, Bank Negara Indonesia (BBNI) naik 400 poin (11,14 persen) ke Rp 3.990, Aneka Tambang (ANTM) naik 44 poin (10,58 persen) ke Rp 460.


Nilai Tukar Rupiah Menguat


Dolar AS melemah terhadap nilai tukar rupiah, Jumat (27/3).


Mengutip data Financial Times, dolar AS siang ini bergerak di Rp 16.050,00 atau menguat 225,00 poin (1,38 persen). Sementara kurs tengah Bank Indonesia atau JISDOR, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp 16.230.


Kemudian berfluktuasi pada sore hari di Rp 16.107,10 atau melemah 167,90 poin (1,03 persen). Sedangkan kurs tengah Bank Indonesia atau JISDOR, nilai tukar rupiah hari ini berada di level Rp 16.230,00.


Harga Emas Antam Bertahan Rp 924.000 per Gram, Bertahan di Rekor Tertinggi.


Setelah beberapa hari harga emas Antam atau PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terus meroket, pada Jumat (27/3) harga emas stagnan di angka terakhir. Harga emas Jumat pagi Rp 924.000 per gram, bertahan di kemenangan tertinggi sepanjang sejarahnya.


Mengutip situs perdagangan Logam Mulia, Jumat (27/3), perdagangan hari ini harga emas tetap seperti hari sebelumnya. Hanya harga pembelian kembali yang mengurangi kecil sebesar Rp 2.000 per gram menjadi Rp 835.000 per gram.


Harga emas ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta, di mana sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Sertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen). ** prc4


sumber: kumparan


Ikuti Terus Pelitariau.com

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER