DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Pagar Rumah Ambruk Akibat Pekerjaan Proyek Saluran Sekunder di Inhu

Editor :Rio Ahmad Selasa,18 Oktober 2016 | 17:24:20 WIB
Pagar Rumah Ambruk Akibat Pekerjaan Proyek Saluran Sekunder di Inhu Ket Foto : Pagar rumah ambruk

PELITARIAU, Inhu – Pagar rumah milik Irwanto, warga Jalan Azki Aris Kelurahan Kampung Dagang Kecamatan Rengat Inhu ambruk. Setelah alat berat menggali dan membersihkan parit ataupun kanal disekitar pagar rumah itu.

Penggalian parit tersebut ternyata merupakan proyek Rehabilitasi Saluran Sekunder Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Inhu yang dilaksanakan CV Murni. Ambruknya pagar rumah itu terjadi Sabtu lalu sekitar pukul 21.00 WIB dan belum ada perbaikan sampai saat ini (Selasa, red).

Pemuka masyarakat setempat, Adek Chandra yang juga ketua umum Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Inhu, Selasa (18/10) mengatakan, proyek rehab kanal yang dilakukan pihak kontraktor tersebut dianggap telah merugikan masyarakat, terutama pemilik rumah yang pagarnya ambruk kedalam kanal.

Selaku pemuka masyarakat yang juga berlatar belakang kontraktor kondang di Inhu itu sangat menyayangkan cara kerja CV Murni, pasalnya, pihak kontraktor tidak memikirkan dampak serta akibat yang akan ditimbulkan dalam pelaksanaan sebuah proyek.

Selain pagar rumah Irwanto, kerusakan fisik juga terjadi pada rumahnya sendiri, bagian dinding rumah retak setelah alat berat mengeruk kanal yang ada disebelah rumahnya, kemudian ada juga rumah warga lain yang mengalami kerusakan.

“Atas kejadian ini, saya masih menunggu niat baik kontraktor untuk mengganti kerusakan-kerusakan fisik dampak pelaksanaan proyek rehab kanal tersebut,” ujarnya.

Kemudian ada kejanggalan lain dalam pelaksanaan proyek ini, buktinya pada plang nama proyek, lokasinya adalah Kelurahan Kampung Besar Kota (Kambesko) Rengat, sementara pekerjaan dilaksanakan diwilayah Kelurahan Kampung Dagang, selain itu, nilai pagu tidak tercantum.

Jika tidak ada niat baik kontraktor, maka ia bersama warga lainnya akan melaporkan pihak kontraktor pada pihak yang berwajib serta pihak berkompeten lainnya.

Sementara itu, Direktur CV Murni, H Mino ketika dikonfirmasi wartawan tidak membantah kejadian tersebut.

“Benar, ada pagar rumah warga yang rusak setelah alat berat bekerja disekitar rumah itu,” ujarnya.

Namun menurutnya pekerjaan yang dilakukan sudah sesuai dengan kontrak yang dikeluarkan Dinas PU Inhu. ***(er)

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved