DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Polresta Pekanbaru Mengamankan 11 Pucuk Pistol dan 325 Pelor di Rumbai

Editor :Herman Minggu,24 Juni 2018 | 23:57:53 WIB
Polresta Pekanbaru Mengamankan 11 Pucuk Pistol dan 325 Pelor di Rumbai Ket Foto : Senjata yang ditemukan

PELITARIAU, Pekanbaru - Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan senjata api jenis pistol sebanyak 11 pucuk, berikut 325 amunisi alias pelor aktif. Selain itu ditemukan juga selonsong 11 butir.

Informasi yang diperoleh dilapangan menyebutkan, bahwa senjata api berikut pelor tersebut ditemukan di Muara Parit Belanda (pertemuan dgn Sungai Siak), Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Minggu tanggal 24 Juni 2018, sekira pukul 16.00 WIB.

Temuan senjata api ini berawal dari niat Al Amin yang hendak pergi mancing sekitar 15.30 WIB di Sungai Siak. Tiba-tiba datang seorang nelayan mengaku melihat bungkusan plastik berisi pistol dan amunisi di dasar Parit Belanda yang airnya sedang surut.

Temuan ini dilaporkan Al Amin ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Limbungan Polsek Rumbai Pesisir, Aipda Mamudi. Selanjutnya hal ini diberi tau kepada Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Ardinal.

Selanjutnya bersama anggotanya, Kapolsek Rumbai Pesisir menuju TKP dan mengamankan barang bukti ke Mako Polsek Rumbai Pesisir.

Oleh Kapolsek Rumbai, temuan ini dilaporkan ke Kapolresta Pekanbaru, dan sekira pukul 17.00 WIB sejumlah barang temuan segera diperiksa dan dibersihkan oleh Unit Jibom Sat Brimob Polda Riau dipimpin oleh Ipda Maryoni.

Dari hasil penelitian, bahwa seluruh pistol dan amunisi tersebut masih dalam keadaan aktif.

Kapolda Riau, Irjen Nandang, ketika dikonfirmasi, Minggu (24/6/2018) malam, membenarkan temuan 11 senjata api jenis pistol berikut 325 amunisi aktif.

“Ya benar, tadi ditemukan senjata api pistol dan amunisi. Kita masih selidiki, nanti dibawa ke labor,” kata Nandang kepada wartawan. **rls/adit

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved