DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Kondisi Rusak Berat Akibat Abrasi

Jalan Lintas Rengat-Tembilahan Terancam Putus

Editor :Zulmi Sabtu,03 Februari 2018 | 23:15:47 WIB
Jalan Lintas Rengat-Tembilahan Terancam Putus Ket Foto : Badan jalan yang melintasi Desa Kuala Cenaku dan Pulau Gelang di Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) kondisi rusak berat. (Ft: pelitariau)

PELITARIAU,Inhu - Kondisi ruas jalan lintas  Rengat-Tembilahan terancam putus. 

Pasalnya, dua titik badan jalan  yang melintasi Desa Kuala Cenaku dan Pulau Gelang di Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) kondisi rusak berat. Rusaknya jalan lintas Rengat-Tembilahan tersebut sudah berlangsung sejak lama akibat abrasi. Namun sejak sebulan terakhir kondisinya semakin mengkhawatirkan.

Jalan lintas penghubung Rengat-Tembilahan yang mengancam pengguna jalan tersebut, merupakan ruas jalan provinsi Riau yang terlihat rusaknya seperti pembiaran. Ruas badan jalan terancam ambruk masuk kesungai Indragiri akibat abrasi yang tidak adanya penanggulangan tanggap darurat.

"Semustinya jalan ini segera diperbaiki untuk mengantisifasi kerusakan lebih parah lagi, pengguna jalan memang harus ekstra hati-hati ketika melintas jalan yang rusak ini," kata warga setempat saat di lokasi, Sulaiman kepada media ini, Sabtu (03/02/2018).

Pantauan dil apangan, selain jalan lintas Rengat-Tembilahan yang terdapat di Desa Kuala Cenaku dan Desa Gelang yang nnyaris badan jalannya amruk kedalam sungai Indragiri, kondisi jalan mengawatirkan juga terdapat di Desa Sungai Raya serta oprit jembatan di Kecamatan Kuala Cenaku juga turun.

"Saya sudah melihat kondisi jalan lintas Rengat-Tembilahan di Desa Kuala Cenaku dan Desa Pulau Gelang yang amruk ke sungai tersebut, itu jalan tanggung jawab provinsi Riau, untuk perbaikan dan perawatannya," ujar Camat Kuala Cenaku Triyatno, Sabtu (03/2/2018)

Menurut Camat, Kerusakan jalan yang terdapat di pinggir sungai Indragiri tersebut, setiap titiknya mencapai 50 meter hingga 100 meter, akibatnya badan jalan menjadi sempit hanya bisa dilalui kendaraan roda empat dari satu arah. 

"Kami sudah kordinasi dengan Dinas PUPR," ucap Triyatno.

Untuk di ketahui, Jalan lintas Rengat-Tembilahan merupakan satu-satunya akses jalan yang dilalui masyarakat baik dari Inhu maupun dari Inhil yang hendak ke Rengat dan ke Tembilahan. 

"Penanganan khusus harus segera dilakukan, agar tidak memakan korban," ucapnya.**ulm

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved