DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Bagian Aset Bantah Adanya Penarikan, 22 Unit Mobil Kapus Kuansing Betumpuk di Aset BPKAD

Editor :Ramdana Sabtu,18 November 2017 | 18:02:38 WIB
Bagian Aset Bantah Adanya Penarikan, 22 Unit Mobil Kapus Kuansing Betumpuk di Aset BPKAD Ket Foto : ilustrasi

PELITARIAU, Kuansing - 22 unit mobil operasional pelayanan kesehatan tanggung jawab Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kesehatan di Puskesmas Kuantan Singingi (Kuansing)-Provinsi Riau, yang di pinjam  KONI Kuansing untuk kegiatan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Riau  hingga kini belum ada kejelasan. Akibatnya dari belum di kembalikan mobil operasional terebut, kegiatan Kepala puskemas (Kapus) menjadi terganggu.

 

Demikian disampaikan salah seorang Kepala UPTD Kesehatan yang tak ingin disebutkan namanya. "Mobil operasional tersebut dipinjam oleh KONI Kuansing, untuk berangkat ke Kampar mengikuti Porprov Riau kemarin. Kita di sutari oleh Kepala Dinas Kesehatan supaya mengumpulkan kendaraan operasional di dinas," ucapnya Kamis (16/11/2017) malam, seraya menegaskan kalau namanya tak mau ditulis dalam berita.

Dijelaskannya pulan, berdasarkan surat itu, seluruh Kapus mengumpulkan kendaraan oprasional Kapus. Padahal, kendaraan tersebut sangat berguna untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, apa lagi puskesmas yang berada jauh dari kabupaten, karena menurutnya tidak mungkin Kapus memakai mobil ambulance sebagai kendaraan oprasional.

"Khawatir jika ambulace kami pakai dan tiba-tiba masyarakat butuh, kami tidak mau hal tersebut terjadi,  kami sangat membutuhkan mobil operasional tersebut," ujar wanita yang menjabat Kapus disalah satu Puskemas di Kuansing.

Dengan Terganggunya pelayanan di Puskesmas juga dibenarkan oleh Kepala Diskes Kuansing dr Reza Tjahyadi, menurutnya banyak menerima keluhan dari UPTD atau Puskesmas. "Awalnya begini, saya dihubungi oleh dr Fahdiansyah, Ketua Kontingen Kuansing dan kami bertemu di Ruang Sekda. Dia memohon untuk dipinjamkan mobil operasional UPTD untuk angkutan ke Kampar. Mereka meminjam sampai tanggal 10 November," ujar Reza.

Sebagai instansi pemerintahan, Reza tentu ingin mendukung tim Kuansing berlaga di ajang Porprov Riau. Berdasarkan surat dari KONI Kuansing, Reza menyurati kepala UPTD Kesehatan."Saat itu, ada 22 mobil operasional yang dipinjam KONI Kuansing," kata Reza.

Setelah Porprov berakhir, mobil yang dipinjam KONI tak pernah dikembalikan ke Diskes. Diapun berinisiatif untuk menghubungi dr Fahdiansyah yang juga Direktur RSUD Telukkuantan. "Saya sudah layangkan surat kepada KONI Kuansing, tapi tak ada tanggapan. Saya utus staf ke sana, katanya mobil tersebut diserahkan ke Aset (Bidang Aset BPKAD). Lah, saya kaget. Kok bisa demikian, padahal yang dulunya minjam sama saya, sekarang tak mau kembalikan. Mobil tersebut malah diparkir di RSUD," terang Reza.

Bagi Reza, tak masalah jika mobil tersebut diambil kembali BPKAD, namun ia berharap penarikan tersebut sesuai mekanisme. Sehingga, ada kejelasan yang didapatkan oleh UPTD Kesehatan. "Kata Pak Sekda, ini untuk meringankan beban kontingen Kuansing berangkat ke Kampar. Karena, anggaran terbatas," ucap Reza.

Menurutnya, diberinya UPTD kendaraan dinas disebabkan karena bupati saat itu risau melihat mobil ambulans berkeliaran di Telukkuantan. Ternyata, mobil ambulance digunakan untuk urusan kantor."Saat masyarakat membutuhkan ambulans, ternyata ada di ibukota kabupaten. Supaya ambulans standbye, bupati memberikan mobil operasional," ucap Reza.

Secara terpisah Zulhendri, Ketua KONI Kuansing menayatakan bahwa mobil tersebut sudah dikembalikan ke Bagian Aset BPKAD Kuansing."Dulu kita minjam kepada Aset melalui Pak Sekda, tentu kita kembalikan lagi ke sana. Tak mungkin pula kita kembalikan ke UPTD," ujar Zulhendri yang dihubungi melalui selulernya.

Dia menegaskan kendaraan tersebut dikembalikan setelah empat hari pelaksanaan Porprov Riau berakhir. "Setelah itu, tak tahu kami lagi. Yang jelas, KONI Kuansing sudah mengembalikan mobil ke Aset," kata Zulhendri.

Terkait hal ini, Kepala Bidang Aset BPKAD Kuansing, Syafrianto menyatakan bahwa sampai saat ini tak ada penarikan kendaraan operasional UPTD Kesehatan."Tak ada penarikan sampai saat ini, belum ada perintah pimpinan untuk menarik mobil tersebut," tegas Syafrianto.

Diapun mengaku tidak tahu apakah kendaraan tersebut sudah dikembalikan oleh KONI ke Diskes."Setahu saya, KONI meminjam mobil operasional UPTD kepada Diskes Kuansing," kata Syafrianto. **Kasmalinda

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI
shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved