DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Pria di Tanah Merah Inhil Ini Aniaya Istri dan Anaknya Pakai Kapak dan Linggis

Editor :Syahbudi Senin,30 Oktober 2017 | 06:27:11 WIB
Pria di Tanah Merah Inhil Ini Aniaya Istri dan Anaknya Pakai Kapak dan Linggis Ket Foto : Tersangka

PELITARIAU, Inhil - Unit Reskrim Polsek Tanah Merah, telah mengamankan seorang laki-laki, yang diduga menjadi pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap istri dan anaknya sendiri. Tersangka bernama Sop (52 tahun) warga Jalan Cermai Kampung Serong Desa Tanah Merah Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). 

Tersangka ditangkap karena menganiaya istrinya Jusniar (57 tahun) dan anaknya Neli (23 tahun), di rumah mereka di Cermai Kampung Serong Desa Tanah Merah KecamatanTanah Merah dengan menggunakan kapak dan linggis. 

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung, S.IK, M.Si, melalui Kapolsek Tanah Merah AKP Kadmadi mengatakan bahwa pada hari Jumat itu sehabis Maghrib tersangka dan istrinya Jusniar serta anaknya Neli, makan bersama dirumah mereka. Selesai makan malam Neli kemudian masuk kedalam kamarnya sedangkan Sop dan Jusniar pergi ke dapur.

Namun  tidak lama berselang Neli mendengar suara ibunya meminta tolong Neli segera pergi ke dapur dan pada saat itu dia melihat ayahnya sedang memukul kepala ibunya dengan kapak dan linggis. Pada saat itu terlihat bola mata Bapaknya bergerak liar. 

" Melihat ibunya dipukul, Neli berusaha untuk mencoba menolong ibunya,  namun  Neli juga terkena sabetan kapak pada bagian pipi sebelah kiri, Spontan Neli berteriak minta tolong, Mendengar suara teriakan tersebut masyarakat di sekitar langsung mendatangi rumah mereka sedangkan Tersangka langsung melarikan diri melewati pintu Belakang," terang Kapolsek, Minggu (29/10)

Masyarakat kemudian mengejar dan mengamankan lalu menyerahkan ke Polsek Tanah Merah, sedangkan Jusniar dan Neli dibawa ke Puskesmas Tanah Merah guna perawatan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat disekitar rumah tersangka, diketahui bahwa tersangka mengalami gangguan kejiwaan selama lebih 1 tahun belakangan. Tersangka juga diketahui sekira 2 bulan yang lalu sempat meminum cairan Racun nyamuk Baygon namun jiwanya dapat diselamatkan, namun penyakit kejiwaan makin parah.

" Saat ini, tersangka masih diamankan di Polsek Tanah Merah untuk menunggu observasi kejiwaan terhadap tersangka," tutup Kapolsek. **, Budi 

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved