DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Warga Tanjung Simpang, Pelangiran Resah Dengan Kemunculan Harimau di Pemukiman

Editor :Syahbudi Selasa,23 Mei 2017 | 17:59:54 WIB
Warga Tanjung Simpang, Pelangiran Resah Dengan Kemunculan Harimau di Pemukiman Ket Foto : Harimau yang berkeliaran di Pemukiman penduduk

PELITARIAU, Inhil - Masyarakat Kanal 25 Simpang Kanan Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) resah karena adanya harimau, yang berkeliaran di sekitar pemukiman penduduk.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, SIK, melalui Kapolsek Pelangiran IPTU M. Rafi, mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi yang disampaikan seorang penduduk, yang bernama Bahtiar Hasibuan (42) warga Kanal 25 Simpang Kanan Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, pada hari Selasa, (23/5/2017) sekira pukul 10.30 WIB.

Bahtiar menginformasikan tentang adanya hewan atau binatang buas harimau yang sudah meresahkan warga Simpang Kanan Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran. Dalam beberapa Minggu terakhir masyarakat Simpang diresahkan dengan adanya Hewan/Binatang Buas Harimau yang sering berkeliaran di sekitar pemukiman dan sering memangsa hewan peliharaan milik masyarakat sekitar.

"Dalam 3 hari terakhir binatang buas tersebut, berada disekitar rumah Bahtiar dan sempat mengejar anak dari Bahtiar, Hingga saat ini, harimau tersebut masih berada disekitar pemukiman masyarakat tersebut, " kata Kapolsek Pelangiran IPTU M Rafi. 

Sebelumnya, kata Rafi, harimau tersebut juga sudah pernah hampir memangsa seorang masyarakat yang bernama Arbain (45 tahun), warga Jalan Industri Kelurahan Pelangiran Kecamatan Pelangiran, ketika Arbain sedang bekerja mencari kayu bersama dengan istrinya Liana (38) di Parit 6 Kanal 27 Simpang Kanan Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, namun saat itu, kedua orang suami istri itu, dapat menyelamatkan diri dan Harimau tersebut hanya dapat mencakar kaki kiri Arbain dan mengakibatkan kaki kirinya mengalami luka terbuka atau sobek.

Dikarenakan harimau merupakan salah satu hewan langka yang keberadaannya dilindungi oleh Undang-undang, sehingga masyarakat sekitar tidak berani mengambil tindakan sendiri untuk menangkap atau membunuh Harimau tersebut.

Menanggapi mengganasnya harimau tersebut, Kapolres Inhil mengatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak BKSDA (Badan Konservasi Sumber Daya Alam) untuk menangkap dan mengamankan harimau tersebut, karena sudah sangat meresahkan warga sekitar, Kapolres juga menghimbau kepada warga, untuk berhati-hati saat melakukan aktifitas diluar rumah, agar tidak jadi korban dari harimau tersebut.***Budi 

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved