DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Hadiri Rapat Koordinasi Teknis Bidang Perdagangan, Koperasi dan Ukm se Provinsi Riau, Ini Kata Bupat

Editor :Yudha Rabu,08 Maret 2017 | 01:58:00 WIB
Hadiri Rapat Koordinasi Teknis Bidang Perdagangan, Koperasi dan Ukm se Provinsi Riau, Ini Kata Bupat Ket Foto : Gubernur Riau, Arsyad Djuliandi Rachman saat bersama Bupati Kuansing, Drs H Mursini MSi

PELITARIAU, Pekanbaru - Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi menghadiri acara rapat koordinasi teknis bidang perdagangan, koperasi dan ukm se Provinsi Riau tahun 2017 di Kabupaten Kampar, Rabu (08/03/2017).

Acara yang dibuka oleh Gubernur Riau Arsyad Djuliandi Rachman ini sekaligus dilakukan penandatanganan Kerjasama Tera tera Ulang Metrologi Legal antara bupati/walikota se Riau dengan pejabat Walikota Pekanbaru. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau.

Adapun tujuan diselenggarakannya rakor teknis ini adalah agar teeciptanya sinergitas program kerja dan kegiatan dibidang perdangan,  koperasi dan ukm antara pemerintah pusat sampai kepada tingkat kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Bupati Kuansing H Mursini selepas acara pembukaan menyampaikan bahwa dirinya menyambut baik dan berterima kasih kepada pemerintah provinsi yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Karena selain menyelenggarakan rakor teknis di bidang perdagangan, koperasi dan ukm juga diselenggarakan penandatanganan kerjasama pelayanan tera-tera ulang metroligi legal antara bupati/walikota se Riau dengan pejabat Walikota Pekanbaru.

Penandatanganan kerjasama tera ulang antara Bupati/Walikota se Riau dengan pejabat Walikota Pekanbaru karena Kota Pekanbaru merupakan satu satunya kota di Riau yang memiliki peralatan sarana dan prasarana untuk melakukan tera- tera ulang Metrologi Legal ini.

Dengan adanya kerjasama ini, jelas Bupati, banyak keuntungan yang bisa diraih oleh kabupaten Kuantan Singingi. Antara lain,  masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi dapat melakukan tera terhadap SPBU, timbangan Pabrik Kelap Sawit, timbangan tangki bawah tanah dan dapat juga melakukan tera terhadap timbangan pedagang yang diatas 20/kilo gram. Sedangkan biaya dari yang dikeluarkan dari perlakuan tera ini dibebankan kepada pengusaha/pedagang atau masyarakat yang menggunakan jasa tera tersebut.***Kasmalinda

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved