DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Karhutla Kuansing Muncul Di Lahan 20 Hektar

Editor :Ramdana Rabu,28 Desember 2016 | 02:10:29 WIB
Karhutla Kuansing Muncul Di Lahan 20 Hektar Ket Foto : banyak titik api ditemukan diatas lahan 20 haktare, lokasi tidak jauh dari TNTN di Kabupaten Kauansing
PELITARIAU, Kuansing – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di sekitar Taman Nasional Teso Nilo (TNTN) daerah Desa Situgal, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) Kabupaten Kuantan Singingi, karhutla muncul di beberapa titik, di atas lahan sekitar 20 hektar.
 
Menurut, Estate Manajer PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), wilayah Baserah, Jordan Masro, ketika dihubungi mengakui Kejadiannya sekitar jam 4 sore Jumat kemarin (23/12), tim menara api menemukan api cukup banyak berupa spot-spot di luar konsesi yang berjarak 500 meter dari batas hutan tanaman, kemudian dilaporkan ke tim patroli dan cek ke posko, langsung personil dikerahkan ke lokasi untuk pemadaman.
 
Dalam proses pemadaman, sebanyak 12 personil ditambah tim sekuriti 2 orang, dilengkapi sejumlah peralatan, berupa satu unit water truck, 2 unit pompa mini striker dan slang sebanyak 40 roll, ujarnya.
 
Dijelaskannya, Tim berhasil memadamkan api tersebut dalam waktu singkat, sekitar pukul 17.30 WIB, dan barulah pada pukul 21.00 WIB, situasi aman terkendali, atau status out. Belum diketahui, penyebab dari kebakaran di lahan yang tengah dibuka untuk ditanami sawit itu, namun demikian usai pemadaman, pihak Estate Baserah langsung membuat laporan kepada pihak berwajib, atau Polsek LTD.
 
"Kemarin, Sabtu (24/12), dan Minggu (25/12), kita cek lagi, api sudah padam atau out total, dan sudah kita laporkan kepada pihak berwenang," paparnya.
 
Sebagai langkah antisipatif, ujarnya, Pihaknya juga rutin melakukan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar tentang resiko dan kerugian membuka lahan dengan cara membakar, baik berupa brosur atau selebaran dari Polda Riau, bekerjasama dengan pihak terkait.
 
"Meski saat ini memang kondisinya musim hujan, tapi kalau kita lihat di lapangan bahan bakarnya itu kering, jadi mudah terbakar, inilah yang harus kita waspadai, apalagi status FDR (Fire Danger Rating.red) masih medium," Tukasnya. **Kasmalinda
Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved