Kanal

Sebelum Ditemukan Warga Meranti Menduga Acun di Terkam Buaya, Ini Kronologinya

PELITARIAU, Selatpanjang- Sebelum ditemukan Acun (14) berjenis kelamin laki-laki Warga desa Mengkirau Kecamatan Tasik Putripuyu Kabupaten Kepulauan Meranti menghilang saat berenang di sungai Hulu Melibur pada Jumat (15/7) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban tersebut jasadnya baru ditemukan sekitar 39 jam kemudian.

Peritiwa tersebut tentunya sangat menghebohkan warga sekitar. Warga menduga bocak berumur 14 tahun ini di duga telah dilarikan oleh seekor buaya.

Berikut ini krononogis kejadian yang berhasil dihimpun pelitariau.com dari berbagai sumber, kejadian berawal dari Sekitar pukul 17.00 WIB korban sedang mandi di Hulu Sungai Melibur bersama adiknya Ahen (11 th) dan Aciang (10 th). Kemudian orang tua korban menyuruh untuk naik atau jangan mandi lagi, korban beserta ke dua adiknya naik ke jembatan rumah.

Setelah itu korban kembali turun ke sungai dengan alasan untuk membersihkan badan dan seketika itu korban memberi tahu sama adiknya Aciang bahwa kakinya seperti ada yang menarik dan korban pun
melambaikan tangannya untuk minta tolong dan saat itu juga korban langsung tenggelam.

Sejak kejadian tersebut dilakukan upaya pencarian oleh warga sekitar. Tidak itu saja sejumlah personil Kepolisian Polres Kepulauan Meranti turut melakukan pencarian bocah malang tersebut.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Asep Iskandar SIK MM yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengungkapkan pihaknya turut belasungkawa atas kejadian yang menimpa keluarga korban.

"Kita turut berdukacita atas musibah yang menimpa keluarga korban," ungkap Asep.

Asep juga mengakui jika pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait lainnya, baik itu Sat Polair, Tim Sar maupn BPBD Kepulauan Meranti dalam hal membantu melakukan pencarian
terhadap korban yang hilang tersebut.**(eka)


Ikuti Terus Pelitariau.com

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER