Kanal

Kepenghuluan Bagan Batu Taja Nada Dan Dakwah Islam

PELITARIAU,ROHIL- Sebagai salah satu  bentuk syiar dalam islam, dakwah seyogyanya tidak hanya melulu dengan cara kegiatan ceramah yang monoton, namun perlu adanya inovasi dalam menyampaikan syiar islam agar menarik minat kaum muslimin untuk hadir dalam kegiatan-kegiatan dakwah.

 

Ratusan jemaah tampak antusias menghadiri acara Nada dan Dakwah yang ditaja oleh Pemerintah Kepenghuluan Bagan Batu ini, acara yang dikemas cukup apik ini cukup teratur susunan acaranya, acara demi acara dari mulai penampilan rebana  dari anak-anak grup rebana MDTA Al Barokah,   Pembacaan ayat suci Alqur'an, lantunan  lagu-lagu bernuansa religi, pembaca puisi yang yang dipadu dengan gambar visual melalui layar yang cukup lebar, serta ceramah dari 2 Ustad tampak begitu memukau, sehingga para jemaah yang hadir enggan beranjak dari tempat duduknya.

Ketua Panitia Acara Nada Dan Dakwah, yang juga Penghulu Bagan Batu, H. Mukhtar Waslin dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini selain sebagai bentuk syiar juga sebagai bentuk dari menunaikan janjinya kepada masyarakat, 

 

"Bahwa acara nada dan dakwah ini adalah merupakan janji kami kepada jamaah mesjid ini, dan alhamdulillah kami bisa memenuhi janji  kami untuk mengadakan acara nada dan dakwah, ada unsur seni baca alqur'an, adanya unsur seni puisi, kita butuhkan transformasi pembaharuan, kami yakin di masa mendatang akan ada grup nada dan dakwah, 

 

Dalam sambutannya Camat Bagan Sinembah, HM. Nasir yang di wakili Sekcam Bagan Sinembah, H. Darsono mengapresiasi kegiatan yang Prakarsai oleh Penghulu Bagan Batu, H. Mukhtar Waslin, "dari 17 kepenghuluan baru kepenghuluan Bagan Batu yang melaksanakan acara nada dan dakwah, dan nanti akan kita publikasi di luar kecamatan, dengan harapan agar kegiatan ini bisa menjadi percontohan mudah-mudahan malam ini adalah sejarah nada dan dakwah di wilayah ini, kita beri aplaus kepada panitia, "Papar pria yang juga aktif sebagai pendakwah ini. 

 

Mantan Kasi Kesra Bagan Sinembah ini juga menyampaikan harapan yang besar agar kegiatan nada dan dakwah ini bisa dilaksanakan di seluruh wilayah.  

 

"Sebenarnya kalau bisa di setiap desa diadakan acara seperti ini, karena ini dakwah yang inovatif, kegiatan ini sebagai bentuk penyegaran Rohani, selain itu kegiatan adalah sebagai upaya untuk penangkal kenakalan remaja yang akhir ini begitu memprihatinkan,  "ungkap  darsono.

 

Acara tersebut di atas menuai komentar yang cukup positif serta decak  dari masyarakat yang menyaksikan, seperti penyampaian salah seorang warga Bagan Batu, Markum yang mengaku cukup terkesan dengan rangkaian acara nada dan dakwah ini, "ini luar biasa idenya cukup kreatif semoga berkesinambungan.***Jr


Ikuti Terus Pelitariau.com

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER