Dikarena hal tersebut, Kedua anak punk itu terpaksa harus mengamen di dekat Jalan Merdeka maupun Tebing Tinggi Selatpanjang.
Saat ditanyakan, Adi salah satu anak punk, pada Rabu (9/12) malam saat diamankan di Kantor Satpol PP Kepulauan Meranti mengatakan kalau dirinya harus mengurungkan niatnya untuk berangkat ke Dumai dikarena kehabisan ongkos.
"Mau ke Dumai, karena disana ada acara punk. Karena kehabisan ongkos itulah kami harus singgah disini (Meranti, red), dan tak ada niat apapun," terangnya.
Kepala Kantor (Kakan) Satpol PP, Jenevi Meza melalui Kasi Perundangan Wira mengatakan kalau anak punk tersebut berasal dari Medan. "Sedangkan dia sendiri datang dari Batam Kepulauan Riau ke Selatpanjang dari sore tadi. Dikarenakan ini masih dalam moment Pilkada, makanya kami tumpangi mereka (Anak punk, red) di Kantor Satpol PP," terangnya.
Lanjutnya, "Agar tidak terjadi suatu hal yang tidak kita inginkan. Dan kita akan upayakan menangani dan mencari solusi untuk memulangkannya," terangnya kembali.***wr