"Kerusakan dominan karena hasil cetak. Seperti tidak ada warna, buram, tulisan hilang, dan bertinta. Sementara satu dari jumlah tersebut robek," kata Ketua KPU Kepulauan Meranti, Yusli SE, pada Kamis (3/12/2015).
Untuk itu, pihaknya akan mengajukan kembali permintaan surat suara kepada rekanan pencetakan untuk mencetak ulang. Sedangkan pensortiran yang dilakukan hari ini (kamis), merupakan pensortiran ketiga kalinya dilakukan.
"Semua surat suara yang sudah siap diedarkan akan didistribusikan pada tanggal 6 Desember 2015 mendatang. Dengan target, distribusi selesai tanggal 8 Desember 2015, tepat sehari sebelum pencoblosan †ujarnya.
Selain itu pula, sebanyak 143.755 surat suara akan digunakan untuk Pilkada Kepulauan Meranti dengan tambahan 2.000 surat suara cadangan. Semua surat suara itu akan didistribusikan ke 410 tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di Kepulauan Meranti.
"Pendistribusian nantinya menggunakan dua jalur, yakni laut dan darat. Jalur laut menggunakan 2 kapal motor dan 1 pompong kecil. Sementara wilayah yang masih bisa terjangkau melalui akses darat, seperti Tebingtinggi dan Tebigtinggi Barat, maka pendistribusiannya dengan menggunakan mobil," terang dia.
Dia juga mengakui, pihak kepolisian dalam hal ini Polres Kepulauan Meranti, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) serta pihak KPU nantinya tetap mengawasi saat pendistribusian surat suara berlangsung.
"Semoga pendistribusian nantinya berlangsung lancar. Maksudnya tidak ada kendala hingga sampai ke tempat tujuan," harapnya.***wr