PELITARIAU, Inhu - Vivi Yolani bayi mungil pasangan Muhammad Risky dan Depi Saputri Warga Desa Payarumbai Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau, terlahir tidak memilik anus dan bibir sumbing, Vivi Yolani lahir 6 November 2021 lalu di RS Indrasari Rengat ini kondisinya semakin memprihatinkan, untuk menjalankan operasi pihak keluarga tidak memiliki biaya.
Demikian dituturkan anggota DPRD Inhu Rosman Yatim yang hadir menjenguk Vivi Yolani untuk memastikan kondisinya. "Saya menyarankan agar Vivi Yolani segera dilakukan oprasi, sebab kotoran dalam perut tentu harus keluar," kata Rosman bercerita kepada wartawan Senin (12/11/2021) di Pematang Reba.
"Dinas kesehatan Inhu dan instansi terkait harus bisa membantu keluarga miskin ini, tindakan untuk memberikan harapan hidup terhadap Vivi Yolani harus segera dilakukan, baik operasi anus maupun oprasi bibir sumbing," kata Rosman berharap.
Informasi yang berhasil di himpun, akibat ketiadaan lubang anus sementara ini bayi munggil yang bernama Vivi Yolani itu hanya bisa mengeluarkan kotoran dari alat vitalnya.
Muhammad Risky dan Depi Saputri orang tuanya berpofesi sebagai petani tradisonal, mereka tidak mempunya biaya untuk membawanya ke rumah sakit untuk dilakukan operasi anus anaknya.
Saat masih dalam kandungan tidak ada gejala apapun, kandungan dalam keadaan sehat. Persalinan Vivi Yolani diketahui normal, Muhammad Risky dan Depi Saputri sebagai orang tua sudah mengkonsultasikan kepada medis tentang kondisi anaknya yang sumbing dan tidak mempunyai anus, namun, saran dari medis Vivi Yolani harus dilakukan oprasi, karena tidak memiliki biaya, maka oprasi tidak bisa dilakukan. **prc