PELITARIAU, Pekanbaru - Kapolda Irjen Agung Setia Imam Effendi, mengatakan siap mendukung dengan pengawalan 60 unit ambulans yang menjemput pasien COVID-19 untuk melakukan isolasi mandiri.
Guna melancarkan pengawalan dari rumah pasien ke rumah sakit, ataupun tempat isolasi yang disediakan pemerintah. Pihaknya menurunkan sebanyak 220 personel.
Perwira tinggi Bintang dua ini menjelaskan, pengawalan yang dilakukan yakni untuk masing-masing unit ambulans tersebut diawaki 1 orang dokter, 2 orang tenaga kesehatan dan driver dikawal oleh petugas dari Ditlantas dan Dit Sabhara Polda Riau.
''Jadi bersama tim dokter, tenaga kesehatan akan ada pengawalan anggota kita dari Ditlantas dan Sabhara yang akan serentak menjemput pasien Covid-19 yang isolasi mandiri. Untuk dibawa ke tempat isolasi terpadu mandiri agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik,'' terang Kapolda, didampingi Wakil Gubernur, Edy Natar Nasution, usai menggelar apel dan pelepasan keberangkatan ambulans, Kamis (15/7/2021) di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru.
Mengulangi perkataan Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, Kapolda mengatakan, untuk saat ini kita sedang memperketat pelaksanaan PPKM. Dimana juag saat ini sebagian besar daerah telah melakukan PPKM Mikro.
Kapolda mengatakan, sesuai data yang ia dapatkan pada tanggal 14 juli, di Riau terpapar 987 orang dengan kesembuhan 447 orang.
''Keterlibatan Polda ini, sebagai langkah bahwa kita harus bersama-sama menanggulangi COVID-19 di Riau khususnya di Pekanbaru,'' tutur Kapolda mengulang penjelasan Wagubri saat apel.
Selain itu, tujuan menolong masyarakat yang terpapar COVID-19 ini juga kata Kapolda, sebagaimana langkah mengikuti arahan Wakil Gubernur tadi menjadi penyemangat bagi semuanya.
''Semoga hari ini saudara saudara kita dapat ditangani dengan baik dan kemudian secara keseluruhan COVID-19 bisa kita tangani juga dengan baik. Apa yang kita lakukan, dicatat oleh Tuhan sebagai amal ibadah,'' ujar Agung.
Kemudian, pengerahan petugas terdiri dari dokter dan tenaga kesehatan dan melibatkan 60 unit ambulans dikawal oleh Ditlantas dan Dit Sabhara ini sebagai respon dalam mengatasi COVID diwilayah Riau. Tujuannya agar masyarakat yang terpapar COVID-19 dapat ditangani secara lebih baik dan cepat sembuh.
''Polda Riau bersama satgas akan tetap menjaga agar semangat aparat dan semua petugas tidak kendor dan apa yang dikerjakan ini akan selalu digelorakan,'' imbuhnya.
Karena itu, untuk penanggulangan meningkatnya kasus terkonfirmasi COVID-19. Kapolda juga menyatakan kesiapannya mendukung pemerintah mengatasi pandemi COVID-19.
''Polda Riau siap mendukung pemerintah dalam pelaksanaan PKKM Darurat jika itu terjadi dan saat ini Pekanbaru masih dalam taraf PPKM yang diperketat,'' tuturnya. Prc7