PELITARIAU, Inhu - Ditengah wabah virus corona (Covid-19) yang mewabah di Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau, sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-kanak (TK) sudah memberlakukan belajar tatap muka, hal itu terlihat disejumlah sekolahan di Inhu.
Atas dilakukan belajar tatap muka untuk SD dan TK, anggota komisi IV DPRD Inhu, Adila Ansori yang membidangi pendidikan di Inhu merasa kaget dan terkejut atas kebijakan pemberlakuan belajar tatap muka untuk SD dan TK. Sebab, untuk melakukan pembelajaran tatap muka harus ada rekomendasi Satuan tugas (Satgas) Covid-19 yang mengerti betul tentang wabah Covid-19 dan ancaman virus tersebut.
"Apakah Satgas Covid-19 sudah merekomendasikan belajar tatap muka untuk wilayah Inhu, dan apakah pihak sekolah sudah menyiapkan cara belajar baru dengan penerapan protokol kesehatan," kata Adila Ansori politisi partai Demokrat ini kepada wartawan Rabu (10/3/2021).
Menurutnya, semua pihak harus memahami bahaya wabah virus Corona, dengan demikian semua pihak bisa melakukan pencegahan diawal untuk menekan wabah virus Corona. "Saran dan masukan dari Satgas Covid-19 terhadap pembelajaran tatap muka harus diterapkan," kata Adila.
Terpisah wakil ketua Satgas Covid-19 di Inhu, AKBP Efrizal SIK dikonfirmasi menjelaskan kalau pihaknya belum mengetahui adanya rekomendasi belajar tatap muka untuk sekolah di Inhu.
"Kita masih terus mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan dan melakukan penindakan untuk pelaku pelanggaran protokol kesehatan, sepengetahuan saya pembelajaran tatap muka disiapkan pada Juni 2021," ujar AKBP Efrizal yang juga Kapolres Inhu ini.
Wilayah Inhu sendiri kata Efrizal, masih zona orange untuk Covid-19 dan Satgas Covid-19 masih terus menekankan penerapan protokol kesehatan untuk memutuskan wabah virus corona di Inhu.
"Nanti saya cek lagi apakah Satgas Covid-19 ada mengeluarkan rekomendasi belajar di sekolah tatap muka dan seperti apa penerapannya," ujar Efrizal. **Prc