PELITARIAU, INHU - Pada hari Selasa (1512/2020) komunitas Anak Milenial Inhu (AMI) pergi mengunjungi Sekolah - Sekolah yang dikenal daerah terpencil tersebut masih ditemukan sekolah-sekolah yang fasilitas pendidikannya masih sangat memprihatinkan tepatnya di Dusun Bengayawan dan Dusun Nunusan di Desa Rantau Langsat Kec Batang Gansal Kab Inhu Prov Riau.
Dari Kota Rengat, perjalanan menuju kesekolah tersebut ditempuh 2 jam melewati jalur darat menggunakan kendaraan roda empat dan 1 jam melewati sungai menggunakan pompong.
Di Dusun Bengayawan ini terdapat sekolah bernama Sekolah Dasar (SD) Harapan Bangsa yang hanya memiliki 1 ruangan yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar secara bergantian oleh murid-murid dan majelis guru yang terdiri dari kelas 1 hingga kelas 4 yang berjumlah 33 orang dan muridnya pergi ke sekolah menggunakan rakit.
Tidak jauh dari Dusun Bengayawan terdapat juga sebuah sekolah Literasi di Dusun Nunusan. Sekolah ini juga hanya memiliki 1 kelas yang digunakan secara bergantian.
Beruntungnya, hadir guru kunjung yang masuk ke dusun-dusun ini yang berstatus Honor Komite. Pembelajaran dilakukan 5 kali dalam 1 Minggu dari hari Senin hingga Jumat.
Sayangnya jika air naik atau banjir murid-murid ini tidak bisa sekolah karena akses untuk ke sekolah yang cukup berbahaya.
Di dusun ini juga belum terdapat listrik sehingga pada malam hari murid-murid harus mengerjakan tugas dan belajar menggunakan lampu pelita.
Sinyal Handphone dan Internet juga tidak dapat diakses dari tempat ini, sehingga sangat sulitnya murid-murid di Dusun-dusun ini untuk mendapatkan informasi.
Mereka hanya dapat pembelajaran dari Guru mereka. Sehingga murid-murid disini semakin tertinggal informasi, keterampilan, cara berfikir, dan pemahaman tentang zaman yang semakin berkembang.
Murid-murid disana sangat antusias menerima kunjungan Rombongan Komunitas AMI datang ke sekolah mereka. Kami membantu bapak guru dalam mengajar murid-murid mulai dari mereview pelajaran sebelumnya mengenai alphabet dan berhitung.
"Kami juga bermain bersama-sama Murid-murid untuk mengajarkan kerjasama tim, kekompakan, dan cara berkomunikasi untuk dapat menang didalam permainan," kata Said Abdul Hafiz Sekjen AMI dan Presma STAI Kab Inhu.
Sekjen AMI berharap kegiatan belajar mengajar untuk dunia pendidikan di Desa Rantau Langsat dapat lebih diperhatikan oleh semua pihak.
"Karena pendidikan sangat penting dalam menciptakan generasi bangsa yang unggul, dan dari pendidikan seseorang akan dibimbing, diarahkan, dan dibekali teori-teori bagaimana cara untuk membangun dan menjalani kehidupan yang baik dan layak," pungkas Sekjen Said.** (prc3) Rilise