Riaumandiri.co
Home ยป Riau Raya

Seorang Om Om Warga Batang Peranap Diamankan Polisi Diduga Setubuhi Anak Dibawah Umur

Sabtu,14 Desember 2019|11:13:32 WIB
Seorang Om Om Warga Batang Peranap Diamankan Polisi Diduga Setubuhi Anak Dibawah Umur
Foto Tersangka Inisial MP Diduga Setubuhi FSS (16 Thn) Anak Dibawah Umur
Loading...

PELITARIAU, Inhu - Seorang Perempuan berinisial (RP) Ibu Rumah Tangga,Kec Batang Peranap Kab Inhu melaporkan kepada Polsek Peranap, bahwa seorang Om Om berinisial MP Bin AP warga Kec Batang Peranap diduga telah melakukan tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur kepada FSS (16 Thn), Perempuan, Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam Kebun Sawit masyarakat Batang Peranap, Kab Inhu.

Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIK melalui PS Paur Humas  membenarkan telah dilakukan oleh Anggota Unit Reskrim Polsek Peranap penangkapan tersangka MP yang diduga melakukan tindakan pidana dengan persetubuhan anak dibawah umur.

Setelah mendapatkan laporan langsung Anggota Unit Reskrim Polsek Peranap pada hari Kamis tanggal (05/12/2019) sekira pukul 13.00 wib,  melakukan Penyelidikan terhadap tersangka atas nama MP Bin AP dari hasil Penyelidikan didapat Informasi bahwa Pelaku sedang di berada di jalan hendak pergi ke arah peranap dari rumahnya di Kec Batang Peranap, kata Aipda Misran.

Selanjutnya Anggota menghentikan kendaraan mobil yang ditumpangi oleh pelaku di Serangge I di Desa Sencano Jaya dan langsung mengamankan pelaku.

Diterangkan Paur Humas, kronologis kejadian pada hari jum'at Tanggal (29/11/2019) sekira jam 07:30 wib, pada saat itu pelapor sedang berada ada dirumah tak lama kemudian pelapor mendapatkan telepon dari ibu kos anak saya sendiri  FSS yang bersekolah di  Kec Peranap dengan ucapan.

"Saya tidak mau lagi menerima dia kos di rumah ini, karna ngak bisa saya jaga, dia punya pacar om om punya anak satu," kesal ibu kos.

Ibu kos kemudian mengirim foto cowok tersebut kepada Pelapor melalui handphone, setelah Pelapor lihat foto yang di kirim ibu kos tersebut ternyata cowok tersebut orang pesajian An MP, Sekira pukul 19:30 wib kemudian korban FSS pulang kerumah pelapor dan pelapor pun langsung bertanya kepada korban.

Apakah kamu pernah melakukan hubungan badan dengan pelaku MP tolong jawab jujur, kemudian korban FSS menjawab, saya tidak ada melakukan itu mak, kemudian pelapor mengancam dengan ucapan, kalau tidak mau jujur kamu tidak usah sekolah lagi, akhirnya korban FSS menjawab iya kepada ibunya.

Ia menceritakan kejadian tersebut saya berhubungan badan pertama kali pada hari minggu tahun 2018 di Kec Batang Peranap di dalam perkebunan sawit masyarakat, korban di paksa dan di ancam oleh pelaku MP Bin AP dengan ucapan apabila kau nggak mau kau akan ku bunuh dan setelah itu korban berhasil di setubuhi oleh MP dan setelah melakukan hubungan badan MP mengancam dengan ucapan, apabila kau kasih tau yang lain kau akan ku bunuh.

Kemudian setelah itu korban di antar MP ke Kos, dan hubungan badan tersebut sering di lakukan MP terhadap korban FSS dan terakhir korban melakukan hubungan badan pada hari minggu tanggal 06 Oktober 2019 di Jln PT SRK di dalam perkebunan kelapa sawit masyarakat Kec Batang Peranap kab Inhu.

"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya guna pengusutan lebih lanjut pada saat ini Pelaku dan BB diamankan Di Polsek Peranap, ujar Aipda Misran.**(prc3)


Editor :Fauzi


Loading...
Komentar Anda
Populer
Terkini
© 2014 Pelitariau.com All Right Reserved