
Bupati Pelalawan HM. Harris Shaklat Idul Adha
PELITARIAU, Kerinci –Bupati Kab. Pelalawan HM Harris meminta kepada seluruh lapisan masyarakat menjadikan Idul Adha untuk meningkatkan lagi keharmonisan dan kekompakan. Serta semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Pelalawan.
"Dengan momentum hari raya Idul Adha tahun ini, saya menghimbau seluruh unsur dan elemen lapisan masyarakat, mari sama-sama kita bangun kekompakan untuk mewujudkan negeri Amanah ini menjadi negeri yang lebih baik lagi kedepannya," ujar Bupati dalam sambutanya sebelum melaksanakan sholat Idul Adha bersama ribuan masyarakat muslim lainnya di Masjid Ulul Azmi Islamic Center Pangkalan Kerinci, Minggu (5/10).
Selanjutnya HM Harris mengatakan bahwa esensi dari Idul Adha merupakan momentum untuk memperbaiki hubungan dan mempererat tali silaturrahmi, baik sesama manusia (horizontal) dan hubungan dengan Allah SWT.
"Idul Adha juga dimaknai agar kita sadar bahwa harta yang kita miliki adalah milik sang khalik, oleh karena itu sudah sepantasnya kita meningkatkan rasa taqwa kepada Allah SWT. Untuk itu, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten Pelalawan khususnya kecamatan Pangkalan Kerinci, mari jadikanlah ibadah kurban ini sebagai perisai untuk menjaga diri dan harta kita, agar lebih berkah
dan bernilai, serta wujud rasa syukur kita terhadap karunia rezeki yang diberikan Allah SWT kepada kita," terangnya.
Usai pelaksanaan sholat Bupati Pelalawan HM Harris menyalami masyarakat yang hadir pada kesempatan tersebut secara bergantian. Selanjutnya HM Harris juga mengundang masyarakat untuk datang dikediaman beliau (rumah jabatan Bupati,red) yang melaksanakan open house.
Terkait pelaksanaan kurban, beberapa waktu sebelumnya, Kabag Kesra Setda Pelalawan, Erwarli mengatakan bahwa pelaksanaan qurban yang digelar Pemkab Pelalawan akan dilaksanakan Senin besok (6/10).
"Ya, sengaja pelaksanaan qurban akan digelar Senin besok (6/10), karena kita memberi kesempatan pada para pejabat di daerah ini jika ada acara penyembelihan qurban di kediamannya masing-msing," katanya.
Ditambahkannya, sampai saat ini, untuk sementara baru tiga (3) ekor sapi yang akan dipotong sebagai hewan qurban.
"Dua sapi dari Bappeda Pelalawan dan satu dari Sekretariat," tutupnya.(kor. htl)
Editorial: Rio Ahmad