KSOP Selatpanjang Beri Himbauan Bagi Para Penumpang Saat Mudik
PELITARIAU, Meranti- Untuk menjaga kenyamanan dan keamanan dalam arus mudik lebaran, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Selatpanjang Ali Imran SH melalui Petugas Lalu Lintas dan Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhan Ade Kurniawan SE, menghimbau untuk para penumpang agar apabila kapal dalam kondisi penuh, jangan memaksakan diri untuk berangkat.
"Himbauan kita yang jelas dari Menteri sendiri telah mengatakan lebih baik tidak berangkat dari pada tidak pernah sampai. Termasuk disini kita juga menghimbau memang apabila kapal dalam kondisi penuh, jangan memaksakan diri untuk berangkat juga, karena ingatlah ada orang-orang yang disayangi baik dari keluarganya, biarlah kita menahan diri sedikit demi keselamatan," himbaunya, saat ditemui Pelitariau.com, pada Senin (27/06/16) diruang kerjanya.
"Jadi, artinya sama-sama menjagalah dalam hal ini. Kalau tahu kalau penumpang sudah penuh, jangan paksakan untuk naik kekapal. Karena kan kalau kita paksakan juga, semuanya pasti mau berangkat jam itu juga. Padahal masih ada waktu lagi, entah itu 3 jam lagi kapal berikutnya. Cuman yang seperti itulah jangan dipaksakan, kalau emang kapal itu penuh jangan dipaksakan, jadi tunggulah kapal berikutnya," himbaunya kembali.
Terkait personel, pihak KSOP Selatpanjang telah mengerahkan 27 personel termasuk 4 honor, "jadi kita bikin posko untuk angkutan lebaran itu sendiri untuk internal kita dari kementerian. Baik itu di terminal (Tanjung Harapan Selatpanjang, red), di kantor dan juga termasuk posko yang di tanjung samak," ungkapnya.
Selain itu, dirinya juga mengatakan rute yang paling terpadat untu Meranti sendiri yakni di batam dan pekanbaru.
Untuk fasilitasi pelabuhan sendiri, dirinya juga mengatakan memang sempit. "Tapi memang itulah adanya," tambahnya.
Untuk mengatasi membludaknya dipelabuhan tanjung harapan, pihak syahbandar telah menyiapkan tenda pemeriksaan penumpang yang berada diluar. Dimana tenda itu nantinya akan memeriksa setiap penumpang yang ingin berangkat.
"Jadi disitulah ada pemeriksaan antara penumpang dan orang yang mengantar," pungkasnya mengakhiri.***