Ini Penjelasan Tukang Masak Terkait Keracunan Massal di Buluh Rampai Inhu

Jumat, 04 Maret 2016

Masyarakat yang keracunan makanan saat di rawat di puskesmas

PELITARIAU, Rengat- Dari data lapangan tercatat sedikitnya 42 orang warga desa Buluh Rampai, Kecamatan Sebrida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) harus dirawat di Puskesmas Pangkalan Kasai. Pasalnya masyarakat tersebut mengalami keracunan massal setelah mengkonsumsi makanan dari acara kenduri yang diadakan warga desa tersebut.

Keracunan massal ini mulai terjadi setelah masyarakat desa Buluh Ranpai merasa pusing dan muntah-muntah dan selanjutnya dilarikan ke Puskemas mulai sore Kamis (3/3). Hingga tengah malam jumlah masyarakat yang dirawat inap maupun rawat jalan jumlahnya terus meningkat.

dari penelusuran Pelitariau.com Jumat (4/3) melalu Heni yang merupakan salah seorang warga Buluh Rampai yang ikut memasak makanan untuk acara kenduri tersebut menyebutkan bahwa mereka memasak makanan diantaranya kue, nasi, dan sejumlah lauk. Namun Heni mengaku tidak ada bahan-bahan yang asing atau mencurigakan dimasukan ke dalam makanan tersebut.

"Perasaan kami memasak dengan bumbu yang kami buat sendiri, selain itu kami juga memasak di dapur rumah tidak ada benda-benda yang berbahaya di situ", kata Heni.

Heni juga merasa heran, karena selain dia dan tujuh orang lainnya yang memasak namun dia juga ikut menjadi korban bersama rekan-rekannya itu. Hingga kini Heni masih dirawat di Puskesmas Pangkalan Kasai.**(surya)