Polisi: Terduga Pelaku Bom Sarinah 4 Orang, Bukan 5 Orang

Ahad, 17 Januari 2016

PELITARIAU, Jakarta - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Muhammad Iqbal, mengatakan, terduga pelaku bom di tempat kopi Starbucks dan Pos Polisi Sarinah, Jakarta Pusat, berjumlah empat orang.

"Sekarang saya mau klarifikasi, hasil proses penyelidikan, baik itu Densus (Detasemen Khsus) 88, Mabes Polri, Polda Metro sudah memastikan bahwa terduga pelaku jumlahnya hanya 4," kata Iqbal, di kantornya, Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu 17 Januari 2016.

Iqbal menuturkan, sebelumnya polisi menyebutkan pelaku terduga teroris bom Sarinah berjumlah lima orang.

"Kemarin kita sampaikan dari awal 5 terduga pelaku, kemarin atas nama Sugito bisa pelaku bisa enggak. Warga Karawang, Griya Panorama Indah, pekerjaan kurir, dia korban biasa. Maka dari itu kami selalu terduga pelaku," ujarnya.

Dengan demikian, ia menjelaskan, banyak saksi yang menyebutkan Sugito berjalan dengan terduga pelaku yang berinisial D (Dian Joni Kurniadi). Dan polisi juga melakukan penyelidikan kepada yang bersangkutan, tapi dari hasil pengembangan ternyata Sugito hanya korban biasa.

"Kita pastikan terduga pelaku hanya empat, Sugito hanya warga. Kita sudah crosschek, dia hanya kurir satu perusahaan, kita sudah minta keterangan keluarga," tegasnya.

Berikut adalah data korban terduga pelaku:

1. Dian Jodi Kurniadi (25) kode jenazah 003, korban tewas akibat ledakan yang berada di Pos Polisi Sarinah.

2. Muhammad Ali (39) kode jenazah 006, tewas di halaman Starbucks Cafe.

3. Afif alias Sunakim kode jenazah 004, tewas di parkiran Starbucks Cafe.

4. Ahmad Muhazan bin Saron kode jenazah 006, tewas di dalam Starbucks Cafe.(viva)