Luas Hutan Mangrov Inhil Masih Mencapai 65.543 Ha

Selasa, 16 September 2014

Kondisi hutan bakau di Inhil masih stabil

PELITARIAU, Tembilahan – Berdasarkan data pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, luas hutan bakau masih stabil namun sudah ada terjadi kekurangan. wilayah hutan mangrov saat ini sekitar 65.534 hektar. Luas lahan tersebut sudah termasuk dalam lingkup keseluruhan hutan bakau yang ada di Inhil.

 

Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Inhil terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap hutan mangrove, meski ada terjadi pembabatan liar, namun luas wilayah hutan mangrov  didaerah itu masih seimbang. “Pada dasarnya kondisi hutan mangrov kita masih seimbang, kata Kadishut Inhil HM Thaher Selasa (16/09/2014) di Tembilahan.

 

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Inhil ini menjelaskan, untuk mengatasi penebangan liar terhadap hutan mangrov sedikit sulit. Namun cara yang paling tepat, yakni dengan cara melakukan penanaman kembali terhadap hutan mangrov yang sudah dibabat.

 

“Kami terus melakukan penanaman hutan bakau di sejumlah wilayah yang terdapat tanaman tersebut. Artinya ada keseimbangan, setelah ditebang dan wajib untuk ditanam demi kelangsungan lingkungan,”paparnya.

 

Agar kelangsungan lingkungan tetap terjaga, Thaher mengajak partisipasi masyarakat agar bersama-sama menjaganya. Sedapat mungkin masyarakat bisa menghindari adanya pembalakan liar. Pasalnya hutan memiliki peran penting bagi seluruh makluk hidup.

 

“Mari sama-sama kita menjaganya, jangan kita biarkan hutan kita rusak begitu saja. Karena dampaknya nanti akan kita rasakan. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaganya,” tukas Thaher. (Cr.acong)

 

Editorial : Ramdana Yudha