Polres Inhil Evakuasi Jenazah Pria di Sungai Kubur Tembilahan, Hasil Visum Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

Rabu, 22 Juli 2026

PELITARIAU TEMBILAHAN - Jajaran Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengevakuasi penemuan jenazah seorang pria di kawasan perairan Sungai Kubur, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (21/7/2026) sore.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang nelayan yang hendak pulang usai mencari ikan. Nelayan tersebut melihat sesosok pria dalam kondisi tergantung pada batang pohon pidada di tepi sungai. Temuan itu kemudian segera dilaporkan ke Pos Polair Polda Riau di Sungai Jepun, Kelurahan Sungai Perak, dan diteruskan ke Satpolair Polres Inhil.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satpolair Polres Inhil langsung berkoordinasi dengan Unit Samapta, Satreskrim dan Polsek Tembilahan untuk mendatangi lokasi.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Puri Husada Tembilahan guna dilakukan Visum et Repertum (VER).

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim membenarkan adanya penemuan tersebut.

"Kami telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian mulai dari olah TKP, evakuasi korban, hingga pemeriksaan medis melalui Visum et Repertum bersama tim RSUD Puri Husada Tembilahan," ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis RSUD Puri Husada Tembilahan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, luka akibat benda tajam maupun benda tumpul, serta tidak terdapat indikasi keracunan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi," jelasnya.

Dari hasil olah TKP, petugas mendapati korban masih dalam posisi tergantung menggunakan seutas tali yang terikat pada batang pohon pidada. Di lokasi, petugas juga tidak menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Dalam penanganan perkara ini, polisi mengamankan sejumlah barang milik korban berupa pakaian yang dikenakan, sebuah kalung berbahan stainless, serta seutas tali berwarna hijau.

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, jenazah beserta barang bukti diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Pihak kepolisian menegaskan tetap melakukan pendalaman sesuai prosedur untuk memastikan seluruh fakta.

"Meskipun demikian, kami tetap melakukan pendalaman sesuai prosedur untuk memastikan seluruh fakta yang ada. Kami juga menghormati keputusan pihak keluarga yang menolak dilakukannya autopsi," tegasnya.

Polres Inhil mengimbau kepada masyarakat agar tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta turut menghormati privasi keluarga yang sedang berduka.

Hingga saat ini situasi di lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.**Prc6