
PELITARIAU, Pekanbaru – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (APPSI) Provinsi Riau sukses menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) III pada Selasa, 30 Juni 2026. Forum lima tahunan yang digelar di Pekanbaru ini menjadi titik krusial bagi estafet kepemimpinan sekaligus penentuan arah kebijakan APPSI
Riau untuk lima tahun mendatang.
Muswil III dihadiri langsung oleh jajaran pengurus pusat, yakni Ketua Harian DPP APPSI Don Muzakir dan Sekretaris Jenderal DPP APPSI M. Mujiburohman. Pemerintah Provinsi Riau turut menunjukkan dukungan dengan hadirnya Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Provinsi Riau, H. Taufik OH, yang mewakili Penjabat (Pj.) Gubernur Riau. Selain itu, seluruh pengurus DPD APPSI dari 12 kabupaten/kota se-Riau juga memadati arena musyawarah.
Tuntutan Kepemimpinan Visioner untuk Pedagang Dalam arahannya, Ketua Harian DPP APPSI Don Muzakir menekankan bahwa Muswil bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis melahirkan pemimpin yang mampu menjawab tantangan zaman.
"Kami berharap pelaksanaan Muswil DPW APPSI Riau menghasilkan kepemimpinan yang visioner dan mampu membawa organisasi lebih maju. Ketua terpilih dituntut memiliki program kerja konkret yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan para pedagang pasar," tegas Don Muzakir.
Ia menambahkan, dinamika pasar tradisional saat ini membutuhkan terobosan kebijakan, mulai dari digitalisasi pasar, penguatan modal usaha, hingga perlindungan pedagang dari persaingan tidak sehat.
APPSI Tegaskan Khitah: Bela Pedagang Kecil Ketua Panitia Pelaksana Muswil III, Ade Putra Daulay, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian forum mufakat tersebut. Ia menegaskan kembali bahwa ruh perjuangan APPI adalah membela kepentingan pedagang kecil.
"Alhamdulillah, Muswil berjalan lancar. APPSI hadir murni untuk membantu teman-teman pedagang di pasar tradisional. Tujuan utama kami adalah bagaimana organisasi ini dapat berkontribusi langsung dalam mendongkrak perekonomian masyarakat bawah," ujar Ade.
Menurutnya, Muswil III menjadi refleksi sekaligus konsolidasi internal agar APPSI Riau semakin solid dan responsif terhadap aspirasi pedagang di lapangan.
Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah Muswil III APPSI Riau diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat posisi organisasi sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Sinergi APPSI dengan Pemprov Riau dinilai krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi mikro, terutama di tengah tekanan inflasi dan perubahan pola konsumsi masyarakat.
Kehadiran Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Riau, H. Taufik OH, menjadi sinyal kuat bahwa Pemprov Riau membuka ruang kolaborasi dengan APPI untuk pembenahan pasar rakyat, penataan distribusi bahan pokok, serta pemberdayaan UMKM berbasis pasar tradisional.
Dengan selesainya Muswil III, APPSI Riau menatap masa bakti lima tahun ke depan dengan optimisme baru: melahirkan kepemimpinan yang progresif, program kerja yang membumi, dan perjuangan yang berpihak penuh pada pedagang pasar tradisional sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.**Prc6