
PELITARIAU, TEMBILAHAN – Peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, menjadi momentum refleksi jajaran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan KSOP Kelas IV Tembilahan untuk memperkuat dedikasi di sektor pelayaran. Upacara khidmat yang digelar bukan sekadar seremoni, tetapi penegasan komitmen mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam tugas operasional sehari-hari.
Kepala KSOP Kelas IV Tembilahan Feriland Saragih,S.SiT. menegaskan, bagi insan transportasi laut Pancasila bukan hanya dasar negara, melainkan "kompas" arah pengabdian nyata menjaga persatuan dan konektivitas wilayah Indonesia. Semangat gotong royong diterjemahkan melalui pelayanan publik yang prima di wilayah kerja Tembilahan.
Kinerja Prima: Keselamatan Tanpa Celah
KSOP Tembilahan menjadikan _“No Compromise for Safety”_ sebagai semboyan utama. Komitmen ini diwujudkan lewat 3 fokus strategis:
1. Menghubungkan Nusantara
Sebagai gerbang ekonomi laut, KSOP Tembilahan berkomitmen menjaga kelancaran mobilitas logistik dan penumpang untuk menyatukan garis pantai Nusantara.
2. Standar Operasional Ketat
Mengedepankan kejujuran dan disiplin di setiap prosedur, memastikan seluruh kapal yang berlayar dari Tembilahan memenuhi standar keselamatan berlaku.
3. Inovasi dan Konektivitas
Menjadikan nilai persatuan sebagai landasan koordinasi dengan seluruh stakeholder kemaritiman, agar konektivitas transportasi laut Indonesia tetap efisien dan terjaga.
“Kami bertekad menjadikan nilai luhur Pancasila sebagai pedoman berpikir, bertindak, dan mengabdi. Terutama dalam menjaga keselamatan dan memastikan konektivitas transportasi laut Indonesia tetap optimal demi kemajuan bangsa,” ungkap Feriland Saragih,S.SiT.
Dengan semangat baru pasca Hari Lahir Pancasila, KSOP Kelas IV Tembilahan terus berupaya menjadi motor penggerak transportasi laut yang handal, akuntabel, dan berintegritas, sejalan dengan visi mewujudkan Indonesia Maju.**Prc6