
PELITARIAU, Pekanbaru - Duka mendalam masih menyelimuti keluarga Suhardiman, korban kecelakaan lalu lintas tragis yang terjadi di Jalan Lintas Pekanbaru–Taluk Kuantan, tepatnya di Desa Kampung Pinang.
Peristiwa nahas tersebut sempat menjadi perhatian luas masyarakat setelah video kejadian kecelakaan itu beredar dan viral di media sosial.
Merespons cepat peristiwa tersebut, Subdirektorat Penegakan Hukum (Subdit Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Riau segera melakukan langkah penanganan. Selain memproses kasus kecelakaan secara hukum, kepolisian juga memastikan hak-hak keluarga korban dapat segera terpenuhi melalui santunan asuransi. Senin (9/3/2026).
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Galih Apria, secara langsung melakukan koordinasi dengan PT Jasa Raharja Riau guna mempercepat proses pencairan santunan bagi ahli waris korban. Santunan tersebut kemudian diserahkan secara langsung kepada ibu almarhum bersama anak-anaknya yang kini harus melanjutkan kehidupan tanpa kehadiran sosok kepala keluarga.
“Alhamdulillah, hari ini kami dari Ditlantas Polda Riau bersama PT Jasa Raharja Riau telah menyalurkan dana santunan asuransi jiwa kepada keluarga korban kecelakaan lalu lintas. Santunan ini diterima langsung oleh ibu almarhum beserta anak-anaknya,” ujar AKBP Galih Apria.
Ia juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga tersebut. Menurutnya, almarhum Suhardiman dikenal sebagai sosok pekerja keras yang menjadi tulang punggung keluarga dengan berjualan tisu secara keliling setiap hari.
“Kami dari Ditlantas Polda Riau maupun pihak Jasa Raharja turut berdukacita sedalam-dalamnya atas peristiwa ini. Almarhum merupakan tulang punggung keluarga yang berjuang setiap hari untuk menghidupi anak-anaknya. Sementara itu, proses hukum terkait kecelakaan ini juga sedang kami tindak lanjuti,” jelasnya.
Dari keterangan ibu almarhum, diketahui bahwa Suhardiman telah lama berpisah dengan istrinya dan meninggalkan dua orang anak yang kini harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan sosok ayah.
Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen kemanusiaan, pihak kepolisian juga berupaya memberikan perhatian terhadap masa depan anak-anak almarhum. Salah satunya dengan membuka peluang dukungan bagi keberlanjutan kehidupan mereka.
“Kami akan berupaya memberikan pengawasan dan perhatian kepada anak-anak almarhum. Apabila terdapat peluang untuk direkomendasikan bekerja di perusahaan, tentu akan kami bantu. Kebetulan salah satu anak laki-laki almarhum sudah lulus SMA, sehingga kami akan mencoba mencarikan solusi agar ia dapat membantu menopang kehidupan keluarga,” tambah AKBP Galih.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab sosial dan kemanusiaan terhadap masyarakat.
“Kami dari Ditlantas Polda Riau turut berdukacita sedalam-dalamnya atas kecelakaan yang terjadi. Kehadiran kami bukan semata dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga memastikan keluarga korban memperoleh haknya melalui santunan dari Jasa Raharja. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi peraturan lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan yang berpotensi merenggut nyawa.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum digunakan. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap tragedi kecelakaan lalu lintas terdapat keluarga yang harus menanggung kehilangan mendalam. Namun demikian, kepedulian dan respons cepat dari berbagai pihak diharapkan dapat memberikan sedikit harapan serta meringankan beban bagi keluarga yang ditinggalkan.**Prc6