
Terlihat yang hadir di lapangan Kabag Ops Polres Kep. Meranti KOMPOL WAN MANTAZAKKA, S.H., M.H Ps. Kasat Intel Polres Kep. Meranti IPTU ROLY IRVAN, S.H., M.H. Ka Laksa BPBD Kab. Kep. Meranti Sdr. M. KHARDAFI, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD K
PELITARIAU, Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam hal ini di wakili oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kepulauan Meranti,Polres Kepulauan Meranti, Kanit BASARNAS Meranti dan Camat Tebing Tinggi Timur melakukan peninjauan langsung ke desa Teluk Buntal Kecamatan Tebing Tinggi Timur guna mengidentifikasi dan pengumpulan data awal dan informasi terkait laporan warga tentang tergenangnya Desa Teluk Buntal akibat dari meluapnya kanal milik perusahaan NSP, Rabu 24/12/2025.
Dari pantauan awak media ini di lapangan bahwa hasil dialog BPBD,Polres Meranti dan Camat Tebingtinggi Timur dengan manajemen NSP bahwa mereka akan berupaya memenuhi beberapa tuntutan warga teluk buntal yang terdampak antara lain :
1 Perbaikan kanal yg mempengaruhi desa teluk buntal (dlm proses).
2 Perbaikan infrastruktur jalan yg rusak krn terendam dan digantikan dgn jalan papan (dalam proses pengumpulan bahan).
3 Penyaluran sembako utk warga terdampak (akan direakisasikan sekitar tgl 26 Des 2025 ).
4 Ganti rugi tanaman tani warga terdampak (dlm proses mediasi krn data dari warga blm terkumpul dan akan dilakukan diskusi ulang dikemudian hari).
Komitmen ini disampaikan langsung oleh manajer dan humas perusahaan NSP pak Budi di saksikan oleh BPBD, Camat, Kepolisian, disampaikan di depan tokoh dan ketua pemuda teluk buntal beserta tokoh masyarakat lainnya.
Dari hasil identifikasi dan observasi tim bencana BPBD penyebab tergenangnya desa teluk buntal adalah akibat kesalahan teknis oleh vendor yg mengerjakan perluasan kanal perusahaan
Dari hasil identifikasi kami telah merekomendasikan kepada manajemen NSP agar saluran-saluran dan aliran air yg menuju ke pemukiman warga sehingga menggenangi rumah warga teluk buntal harus digesa penyelesaiannya sesegera mungkin agar kerugian yg dialami oleh warga tidak semakin besar dan berlarut2
Hasil akhir dari diskusi tersebut
Baik warga teluk buntal dan manajemen perusahaan sepakat dengan komitmen diatas, dan diskusi berjalan lanca
Dari kepolisian akan terus memantau realisasi komitmen prrusahaan NSP diatas secara real time sesuai dengan penyampaian oleh Kabag ops Polres meranti didepan warga.
Perkembangan luapan air akan terus di pantau dan bersinergi pemerintah Desa dan Camat Tebingtinggi Timur secara kontinue ke depannya.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan, PT NSP menegaskan telah dan sedang menjalankan sejumlah langkah konkret. Di antaranya, pembuatan tanggul dan pencucian kanal sepanjang 16.240 meter, dengan realisasi hingga saat ini mencapai 5.750 meter dan masih terus berlanjut.
Kalaksa Meranti M. Khardafi Menyampaikan dari hasil identifikasi kami telah merekomendasikan kepada managemen PT NSP agar saluran - saluran dan aliran air yang menuju di pemungkiman warga sehingga menggenangi rumah warga Desa Teluk Buntal harus d gesa penyelesaiannya segera mungkin agar kerugian yang di alami warga tidak semakin besar dan berlarut-larut dan kami juga menerjunkan 8 personel Satgas bencana dan menggunakan Drone udara, dan kami juga meninjau, mengidentifikasi sebab masalah
mengkoordinasikan pihak- pihak yang bermasalah,merekomendasikan ke perusahaan temuan-temuan investigasi dilapangan serta memberi penguatan kepada warga terdampak, serta terakhir Pengukuran wilayah terdampak menggunakan drone 4 dusun tergenang air. Ucap Khardafi.
Menurut PT NSP, peninjauan tersebut mencakup evaluasi kondisi kanal, progres pembuatan tanggul, serta kegiatan pencucian kanal yang berbatasan langsung dengan areal milik masyarakat. Proses ini, lanjut perusahaan, dilakukan dengan menggunakan alat berat excavator sebagai bagian dari upaya mitigasi banjir yang sedang berjalan.
Selain itu, perusahaan juga membangun dam tambahan di sekitar Pos Satpam Tanjung Sari guna mengurangi debit air yang mengarah ke wilayah Teluk Buntal.
Dalam aspek sosial kemasyarakatan, PT NSP menyatakan akan menyalurkan 75 paket bantuan sembako kepada warga terdampak yang dijadwalkan pada Jumat, 26 Desember 2025. Perusahaan juga merencanakan bantuan material berupa papan dan broti untuk perbaikan jalan, yang saat ini masih dalam tahap proses pengadaan, Ucap Budi.
PT NSP turut mengakui bahwa kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya, meskipun dalam skala yang lebih kecil. Oleh karena itu, perusahaan menyusun strategi penanganan berlapis, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Untuk jangka pendek, fokus diarahkan pada percepatan pembuatan tanggul dan pencucian kanal, beber Budi.
Terlihat yang hadir di lapangan
Kabag Ops Polres Kep. Meranti KOMPOL WAN MANTAZAKKA, S.H., M.H
Ps. Kasat Intel Polres Kep. Meranti IPTU ROLY IRVAN, S.H., M.H.
Ka Laksa BPBD Kab. Kep. Meranti Sdr. M. KHARDAFI, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kab. Kep. Meranti Sdr. ARDATH, S.IP, Sekretaris BPBD Kab. Kep. Meranti Sdr. TARMIZI
Camat Tebing Tinggi Timur Sdr. MAZLIN JAMAL, S.K.M, Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. LUBIS, S.H., M.H, Sekcam Tebing Tinggi Timur Sdr. FERAWITAMI, S.T., Kepala Desa Teluk Buntal Sdr. AGUSMAN RIADI., Bhabinkamtibmas Desa Teluk Buntal BRIGADIR YORRY PERMANA, Ketua Pemuda Desa Teluk Buntal Sdr. INDRA DEWANA dan dari PT NSP Budi.**