Begini Penjelasan Kadisdikbud Meranti Karnaval Akbar di Selatpanjang Ditunda

Sabtu, 30 Agustus 2025

Kepala Disdikbud Kepulauan Meranti, Tunjiarto, M.Pd

PELITARIAU, Meranti - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Meranti, menyampaikan pengumuman mendadak penundaan acara karnaval akbar di Selatpanjang, sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Penundaan itu pun menuai tanda tanya dari sejumlah kalangan, terutama orang tua siswa, setelah beredar di media sosial. Dimana, awalnya acara tersebut direncanakan berlangsung pada Sabtu (30/8/2025).

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti, Tunjiarto, M.Pd membenarkan adanya penundaan tersebut.

Menurutnya, karnaval akbar itu akan dilaksanakan setelah adanya pertimbangan matang, baik soal persiapan maupun soal keamanan yang perlu diutamakan karena melibatkan orang banyak.

"Jadi, karnaval ini harus kita matangkan dulu karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan maupun ketertiban. Sebab, ini melibatkan orang ramai dan anak-anak," ujar Tunjiarto kepada awak media ini Jumat (29/8/2025) siang.

Tunjiarto juga menyampaikan permohonan maaf atas penundaan karnaval yang akan dilaksanakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Tebingtinggi yang diikuti pelajar tingkat SD, SMP, SMA sederajat itu hingga masyarakat umum.

"Saya mewakili PGRI Kecamatan Tebingtinggi mohon maaf kepada ibuk-ibuk maupun bapak-bapak atas penundaan karnaval ini, karena tidak ada bermaksud apa-apa. Kegiatan ini untuk sementara kita tunda dulu," ungkapnya.

Diakui Tunjiarto bahwa terkait penundaan karnaval itu juga sudah disampaikan kepada pimpinan dalam hal ini Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar dan Wakil Bupati Muzamil Baharudin.

"Hal ini pun sudah kita sampaikan kepada pak bupati dan wakil bupati. Kita sangat memaklumi namun ada hal yang harus diperhatikan karena ini menyangkut keramaian. Insya Allah karnaval ini akan tetap dilaksanakan namun waktunya belum bisa ditentukan kapan," pungkasnya. **