
PELITARIAU, Pekanbaru - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, kembali melakukan normalisasi parit yang tersumbat.
Normalisasi parit yang tersumbat, diduga berpotensi banjir, dilakukan, Senin pagi hingga Siang, (4/8/25) Jalan Arifin Ahmad depan Budiman Swalayan Pekanbaru.
Menurut Kepala Dinas PUPR kota Pekanbaru Edward Riansyah melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (Kabid SDA) Doddy S.sos, saat ini dilakukan sistim pengerukan dengan cara membongkar dranase yang tersumbat.
"Lokasi pembongkaran, tentunya harus mendapat izin dari pemilik ruko, khusus Budiman Swalayan dan Alhamdulillah kita sudah mendapatkannya", katanya kepada media online ini.
Secara gamblang dirinya menjelaskan, giat ini, merupakan salah satu keperdulian Pemerintahan kota Pekanbaru dalam mengatasi banjir yang ada di wilayah Jalan Arifin Ahmad dan juga menjadi progam proritas Walikota Pekanbaru Agung Nugroho beserta Wakilnya Markarius Anwar.
Kemudian, dranase yang tersumbat bukan hanya Budiman Swalayan saja, melainkan ruko sepanjang jalan Arifin Ahmad yang berpotensi tersumbat juga harus dibongkar.
"Dalam hal ini, kita memberikan himbauan kepada siapa saja pemilik ruko yang terhimbas dranase tersumbat untuk dilakukan pembongkaran atau dari pihak kita juga bisa diminta bantu untuk melakukannya", imbaunya.
Terkait dengan pembokaran dan perbaikkan kembali dranase, tentunya dibebankan kepada pemilik ruko tersebut.
"Saya berharap, untuk mengatasi banjir dan menjalankan progam pemerintahan kota, perlu kolaborasi dan kerjasama yang baik dan kami ucapkan terimakasih bagi ruko yang sudah memberikan izin untuk pelaksanaan giat ini", tutupnya.**Prc6