Akibat Diusir oleh PT Duta Palma Satu, Puluhan Karyawan Menderita Kelaparan
PELITARIAU, Rengat - Sejak Senin (25/5) Kemarin puluhan karyawan datangi Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Pengusiran 41 orang karyawan oleh PT Palma Satu (Duta Palma Group) beberapa waktu lalu berbuntut panjang pasalnya, saat ini istri dan anak-anak karyawan tersebut menderita kelaparan.
Pantauan Pelitariau.com, Rabu (27/5), beberapa orang balita anak 18 orang karyawan PT Palma Satu terlihat lemas menahan rasa lapar. Mereka memenuhi lorong kantor Dinsosnakertrans Inhu bahkan ada yang tertidur menahan rasa lapar di bangku ruang tunggu kantor tersebut.
Peni Aro salah seorang karyawan mengatakan, setelah pihak PT Palma Satu mengusir sebanyak 41 karyawan dari perumahan perusahaan, para karyawan dan anak - anaknya sudah tidak ada tempat tinggal lagi, selanjutnya, karena tak mendapat tempat tinggal dan kelaparan, mereka mendatangi kantor Dinsosnakertrans Inhu.
"Tujuan kami ke sini meminta agar Dinsosnakertrans Inhu dapat membantu kami menyelesaikan pesangon yang belum dibayar PT Palma Satu. Jika pesangon dapat, kami akam pulang kampung ke Nias," sebutnya.
Dia juga mengungkapkan, selama tiga hari berdiam di kantor Dinsosnakertrans Inhu, mereka diinapkan dalam tenda milik Kementerian Sosial RI. Meski demikian, para karyawan dan anak - anak kurang mendapat bantuan makanan.
"Hari pertama kami dikasih makan sama orang Dinsosnakertran Inhu, hari ke dua dari Bupati Inhu, ini pas hari ketiga kami belum mendapat bantuan makanan, dari pagi kami dan anak - anak belum makan," ungkapnya.***(Ans)