Pastikan Ketersediaan Makanan dan kebutuhan WBP Terpenuhi, Rutan Siak Rutin Periksa Penerimaan BAMA

Rabu, 05 Februari 2025

Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Siak Sri Indrapura, Tonggo Butarbutar memantau langsung proses penerimaan bahan makanan yang masuk di Rutan

PELITARIAU, Siak – Penerimaan bahan makanan (BAMA) bagi warga binaan di Rutan Siak semakin diperketat untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang lolos masuk, Rabu (5/2). Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Siak Sri Indrapura, Tonggo Butarbutar memantau langsung proses penerimaan bahan makanan yang masuk, guna memastikan bahwa prosedur yang diterapkan berjalan sesuai dengan standar keamanan yang ditetapkan.

Tonggo Butarbutar menegaskan bahwa prosedur penerimaan BAMA harus dilaksanakan dengan cermat dan penuh kehati-hatian. "Penerimaan bahan makanan ini harus memenuhi standar yang telah ditetapkan, baik dari sisi keamanan maupun kesehatan. Kami tidak ingin ada yang lolos, karena setiap barang yang masuk ke dalam rutan berpotensi menjadi masalah jika tidak diperiksa dengan teliti," ujar Tonggo.

Setelah bahan makanan selesai diperiksa, petugas rutan mulai mendistribusikannya ke dapur rutan siak yang selanjutnya di olah disana. Setiap warga binaan akan mendapatkan jatah makanan yang sudah disesuaikan dengan kebijakan gizi yang ada. Tidak hanya itu, Tonggo memastikan agar distribusi makanan dilakukan dengan adil dan merata, sehingga setiap penghuni mendapat hak mereka dengan tepat.

“Penting untuk memastikan bahwa setiap warga binaan mendapatkan makanan yang cukup dan bergizi, karena kesehatan mereka juga menjadi perhatian kami. Kami selalu melakukan pemantauan terhadap konsumsi makanan agar warga binaan tetap sehat dan tidak terjadi masalah kesehatan yang dapat mengganggu kegiatan di rutan,” tambah Tonggo.

Pemantauan terhadap penerimaan BAMA ini tidak berhenti hanya pada satu tahap saja. Tonggo menegaskan bahwa pihak rutan terus melakukan pengawasan dan monitoring terhadap kualitas dan kuantitas bahan makanan yang diberikan kepada warga binaan. Proses ini akan terus diperbaiki dan disempurnakan agar selalu memenuhi standar yang lebih baik lagi.**Prc6