
Tanaman padi di Inhu
PELITARIAU, Rengat- Inhu dalam tahun 2015 melalui program Pencanangan Kegiatan Aksi Nyata Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (ASTA PKP) menargetkan padi 24.852,20 ton Gabah Kering Panen (GKP). Melalui penanaman lahan sawah yang belum dimanfaatkan, peningkatan produktifitas minimal 0,3 ton per Ha, Peningkatan IP minimal 0,5 dari 1,31 menjadi 1,81 per tahun.
Hal tersebut diungkapkan Bupati melalui Plt. Sekda saat pencanangan ASTA PKP yang diselenggarakan oleh BP4KKP di area Kelompok Tani Karya Bakti II Desa Gudang Batu Kecamatan Lirik Selasa, (5/5). Dijelaskan Bupati dengan ASTA PKP yang merupakan strategi percepatan pencapaian tujuan, penyuluhan harus di dukung bersama dan sudah saatnya seluruh komponen penyelenggara pembangunan melaksanakan aksi nyata.
Diakhir pidatonya Plt Sekda menyampaikan program ASTA PKP yang diprakarsai BP4KKP dapat mewadahi wujud koordinasi dan kerjasama. Dirinya juga mengapresiasi aksi nyata Kelompok Tani Karya Bakti II Desa Gudang Batu Kecamatan Lirik yang berusaha di bidang peternakan.
Ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh H. Agus Rianto, SH sebagai tanda Pencanangan ASTA PKP Kab. Inhu Tahun 2015 resmi dimulai.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Propinsi Riau yang diwakili oleh Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian, Sekretaris BAKORLUH Propinsi Riau, Kepala Badan Ketahanan Pangan Propinsi Riau, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kasdim, Kapolsek Lirik, Camat Se-Kabupaten Inhu, Pengurus Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Kabupaten Inhu dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya ketua panitia penyelenggara Amanas, ST. MM menyampaikan bahwa ASTA PKP ini bertujuan meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani beserta keluarganya. Disamping itu permasalahan mendasar adalah lemahnya petani, lemahnya penyuluh, belum optimalnya penyelenggaraan penyuluh dan belum lengkapnya sarana dan prasarana.
Atas dasar tersebut BP4KKP membuat pencanangan program ASTA PKP dengan memberikan kesempatan kepada pelaku usaha petani untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah secara langsung dengan melakukan temu wicara.***dn