
Unit Pelayanan Teknis (UPT) IV Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau melakukan perbaikan jalan lintas Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau.
PELITARIAU, INHU - Keresahan dan kegelisahan masyarakat yang ada di Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) akibat jalan rusak dan berlubang kini sedikit berkurang.
Pasalnya, dua titik terparah kerusak jalan sudah mulai berfungsi dengan baik, yakni di Jalan lintas Sei Karas-Batu Gajah dan Air Molek-Cirenti menuju kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Kendatipun demikian, ternyata masih ada persoalan di jalur jalan tersebut. Ini dikarenakan banyak dilewati kendaraan truk bertonase berat seperti angkutan batu bara.
"Dalam sepekan terakhir, kita sudah lakukan pemadatan jalan lintas Cirenti-Air Molek. Kemudian, Sei Karas-Batu Gajah juga. Sekarang jalan sudah berfungsi dengan baik," sebut Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) IV Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPRPKPP) Provinsi Riau, Yunan Haris, Ahad (12/2/2023).
Untuk perbaikan jalan lintas Air Molek-Cirenti, terdiri dari spot-spot yang kerusakannya tergolong berat dan sedang. Banyak lubang-lubang besar menganga membentuk kubangan.
Kerusakan jalan, banyaknya diakiba kendaraan besar melalui jalur ini. Ditambah tingginya intensitas hujan beberapa waktu lalu. Ada pun panjang titik-titik perbaikan jalan yang di sepanjang jalan lintas Inhu dan Kuansing itu lebih kurang mencapai 20 kilometer.
"Kalau yang parah itu sekitar 10 kilo meter. Itu sudah kita timbun serta dipadatkan dengan cara pakai material. Kemudian kita ratakan lagi. Alhamdulillah, sekarang sudah bisa dilewati semua jenis kendaraan," ungkap Yunan.
Begitu juga jalan Sei Karas-Batu Gajah, kondisi serupa banyaknya lubang-lubang besar kini juga sudah berfungsi dengan baik.
"Hanya saja yang jadi persoalan, di jalur ini banyak dilewati kendaraan truk bertonase berat seperti angkutan batu bara," ujar Yunan
Jalanan yang sudah fungsional sangat mungkin tak berumur lama. Karena itu, UPT Wilayah IV akan menyiapkan satu alat berat. Sehingga jika kembali rusak, alat berat akan cepat melakukan perbaikan.
"Ini memang dilematis. Truk batu bara tonasenya besar itu banyak melewati jalur ini. Dibiarkan, masyarakat tak mau tahu, pokoknya jalan bagus. Makanya nanti alat berat kita siapkan. Intinya dengan segala ketebatasan, kami tetap berupaya agar jalan ini tetap bisa dilewati," ujar Yunan.
Selain itu, jalan dua jalur di pasar Air Molek yang sebelumnya diresmikan pemakaiannya juga sudah dibenahi kembali. Seperti pemotongan rumput disekitar bahu jalan, pengerukan tumpukan tanah di median jalan.
Perbaikan jalan berikutnya, UPT Wilayah IV Dinas PUPRPKPP di sepanjang jalan lintas Rengat-Tembilahan, khususnya di Sungai Raya Kecamatan Kuala Cenaku.
Disisi lain, untuk perbaikan permanen, Bina Marga menurut Yunan sudah mulai melakukan pelelangan tahun ini. Salah satunya adalah perbaikan jalan di lintas Air Molek - Cirenti.** Prc6