Paramita Foundation Riau Resmikan Gudang Baru Pusat Daur Ulang

Ahad, 18 September 2022

Gudang baru daur ulang ini diresmikan langsung Sekretaris Umum Paramita Foundation Pusat, Romo Pandita Satya Vira M Pd B,

PELITARIAU, Pekanbaru - Sejalan dengan program Pemerintah, sebagai salah satu solusi untuk mengurangi volume sampah adalah daur ulang (recycle). 

Daur ulang merupakan salah satu cara untuk memodifikasi sampah atau barang bekas menjadi barang baru yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. 

Dengan melakukan daur ulang berarti juga turut berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan dan menghemat sumber daya alam. 

Program pemerintah ini selaras dengan Visi dan Misi dari Yayasan Paramita Foundation. Guna mewujudkan serta mengimplementasikan program tersebut Paramita Foundation Riau meresmikan gudang baru daur ulang di Jalan Riau Ujung, Pekanbaru, tepatnya di samping kebun herbal Pusdiklat Bumi Suci Maitreya, Minggu (18/9/2022). 

Gudang baru daur ulang  ini diresmikan langsung Sekretaris Umum Paramita Foundation Pusat, Romo Pandita Satya Vira M Pd B, didampingi Ketua Paramita Foundation Riau, Sufijan dan Pembina Paramita Foundation Pdt Rosa Ria.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan pembukaan selubung papan nama. Saat peresmian ini  turut juga hadir Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Riau, Kurniadi serta jajaran pengurus inti dan anggota Paramita Foundation Riau.

Romo Pandita Satya Vira memberikan apresiasi kepada Paramita Foundation Riau yang telah membuat inovasi, karena belum semua Paramita Foundation di provinsi lainnya mempunyai gudang daur ulang. 

"Kita mengucapkan terima kasih, mudah-mudahan dapat memberi inspirasi untuk provinsi lainnya," ujar Romo Pandita Satya Vira.

Ditegaskannya, Paramita Foundation memiliki tujuh bidang program, yakni  Bidang keagamaan, pendidikan, budaya, sosial kemasyarakatan, kesehatan, ekonomi kreatif dan lingkungan hidup. 

"Tempat daur ulang masuk dalam lingkungan kita. Barang-barang bekas dapat dihimpun, dikumpulkan di sini, kemudian dipilah. Dikelompokkan mana yang bisa dimanfaatkan," terangnya.

Masih kata Romo Pandita Satya Vira, Paramita Foundation Riau adalah yang kedua mewujudkan program tersebut setelah sebelumnya dilakukan oleh Paramita Foundation Sumatera Utara.

Dari hasil penghimpunan barang bekas ini , sebagian  digunakan sendiri dan sebagian diberdayakan untuk dijual.  

Sementara itu, Ketua Paramita Foundation Riau, Sufijan menambahkan, daur ulang sudah lama dijalankan Paramita Foundation Riau, namun baru hari ini mempunyai gedung permanen.

"Siapaun boleh membantu dan membawa kemari barang-barang yang tidak digunakan lagi. Seperti kaleng, botol, karton, alat-alat elektronik yang rusak dan lainnya. Nanti kita pilih mana yang bisa diperbaiki," terang Sufijan. **Prc7