
Angelina Sondakh
PELITARIAU, Pekanbaru - Angelina Sondakh atau biasa disapa Angie mendapat sorotan beberapa waktu hari ini. Bagaimana tidak, setelah 10 tahun akhirnya dia bebas dari penjara, imbas kasus korupsi yang dulu dia lakukan.
Korupsi Mega Proyek Hambalang adalah salah satu dari sekian banyak kasus korupsi yang menggemparkan Indonesia.
Bagaimana tidak, partai asal seorang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yakni Demokrat justru terseret karena ulah kader yang melakukan korupsi, termasuk Angelina Sondakh.
Namun, kini Angelina Sondakh sudah bebas dan telah meminta maaf yang mana mendapat sambutan hangat yang tidak sedikit.
Wawancaranya baru-baru ini di salah satu program tv swasta seakan membuka hal-hal yang selama ini masih dirasa tertutup atau bahkan mungkin sengaja ditutup-tutupi.
Inilah yang disoalkan oleh Eko Kuntadhi Ketua Umum Koordinator Nasional (Kornas) Ganjarist yang mana menyinggung keterangan Angie yang menyebut “Korupsi tidak bisa dilakukan sendirian”.
Menurut Eko, ada hal lainnya yang bisa ditangkap dari pernyataan Angie yakni dia (Angie) yakni dirinya hanya “pemain kecil”.
“Kita bisa menebak maksud Angie dia hanya boneka kecil dalam pusaran korupsi yang kebetulan memainkan peran politiknya untuk mengumpulkan duit di senayan (DPR),” ujar Eko dalam kanal Youtube Cokro TV dikutip Rabu (6/4/22).
Eko pun menyinggung bahwa Angie yang telah menjalani hukuman 10 tahun atas tindakannya kecipratan hasil korupsi tersebut.
Namun menurut Eko ada orang lain yang bukan hanya “kecipratan” tetapi justru “basah” karena terlibat dalam korupsi tersebut namun sayangnya tidak tersentuh hukum.
“Jawaban Angie saat diwawancarai itu seperti ingin menggambarkan bahwa ada orang lain yang bukan hanya kecipratan tetapi justru mandi basah dengan duit korupsi itu. Sayangnya orang lain ini tidak tersentuh hukum,” tegas Eko.
Angie pun diketahui memilih untuk tidak mengusik kembali atau menyebut siapa saja nama-nama yang terlibat dalam masalah proyek Hambalang tersebut dengan beberapa alasan.
Eko pun "mempersilakan" untuk publik menebak-nebak siapa tokoh yang tidak tersentuh itu. **Prc7