Siswi SMA di Inhil Diserang Buaya, Ini Kata BBKSDA Riau

Kamis, 09 Desember 2021

Korban Dea Harsina (16) diserang buaya pada, Selasa (7/12) pukul 08.30 WIB

PELITARIAU - PEKANBARU - Dea Harsina (16) Warga Jalan Kayu Jati, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Inhil diserang buaya pada, Selasa (7/12) pukul 08.30 WIB.

Nasib baik masih berpihak kepadanya, Siswi yang duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) itu selamat, Namun kaki kirinya terpaksa dijahit akibat luka gigitan buaya tersebut.

Kepala Bidang KSDA Wilayah I, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam, (BBKSDA) Riau, Andri Hansen Siregar kepada awak media mengatakan, peristiwa itu terjadi saat Dea Harsina berada di kamar mandi yang berada di belakang rumahnya. Tiba-tiba buaya muncul dan langsung menyambar kaki kirinya.

"Korban lalu meminta tolong dan kedua orang tua korban membantu melepaskan buaya dari kaki korban," terang Andri Hansen Siregar.

Karena mengalami luka sobek di kaki korban, Dea dibawa ke Puskesmas terdekat. Usai kejadian itu masyarakat bersama tim BPBD Inhil melakukan pencarian buaya tersebut. Sebab dikhawatirkan menimbulkan korban lainnya.

Menurut Hansen, kejadian itu bersamaan dengan air sungai sedang mengalami pasang besar pada Selasa (7/12) pukul 08.30 Wib. Menurutnya, kemungkinan buaya-buaya yang ada di hulu sungai berkeliaran sampai ke permukiman penduduk.

Hansen mengatakan korban diterkam saat di kamar mandi. Lokasinya tidak jauh dari rumahnya di Jalan Kayu Jati, Tembilahan Hulu.

"Saat diterkam korban langsung berteriak minta tolong. Lalu ibu korban datang dan bantu menarik korban keluar dari jamban," kata Hansen.

Sementara BKSDA bersama tim dari BPBD Indragiri Hilir sedang mencari keberadaan buaya tersebut. Pencarian agar tak terjadi kembali kejadian serupa dan menimbulkan korban jiwa.

BKSDA mengimbau masyarakat agar lebih wasapada supaya tidak terulang kembali. Terutama saat kondisi air pasang dan naik dari hulu sungai di sekitar kampung.

"Kita juga telah lakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih waspada dan tidak ada lagi kejadian serupa," jelasnya. **Prc7