
Korban saat diambil pihak keluarga dari RS Bhayangkara Polda Riau untuk dimakamkan. (Humas Polsek Siak Hulu Kampar).
PELITARIAU, Kampar - Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad Aulia Khaidir Zailani (14) warga Perumahan Gading Marpoyan Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kampar Riau, yang tenggelam di Sungai Kampar beberapa hari yang lalu.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru, M. Ishak kepada PELITARIAU, Selasa pagi (02/11/21) mengatakan, Korban ditemukan pada Senin (1/11/2021) pukul 23.04 WIB dalam kondisi sudah mengapung di atas permukaan air.
"Petugas gabungan menemukan korban pada titik koordinat 0°22'18.736"N-101°26'7.061"E dalam keadaan meninggal dunia dan jarak 268,34 m dari lokasi kejadian," sebut M. Ishak.
Korban hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Kampar wilayah Desa Teratak Buluh, pada Minggu sore (31/10/2021) sekira pukul 17.00 WIB.
Informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, diketahui bahwa korban bersama teman-temannya, pada Minggu sore (31/10/2021) sekira pukul 15.30 WIB, pergi ke Desa Teratak Buluh dengan tujuan untuk berenang di Sungai Kampar.
Sekira pukul 17.00 WIB disaat korban berenang dia terseret arus sungai lalu tenggelam, salah satu teman korban bernama Rizky Aditya sempat melihat korban meminta tolong, dia langsung menghampiri untuk menolongnya namun tak berhasil.
Peristiwa itu langsung dilaporkan teman teman korban kepada warga sekitar, dan beberapa saat kemudian sekira pukul 17.45 Wib, Bhabinkamtibmas Desa Teratak Buluh BRIPKA M. Ridho beserta warga masyarakat tiba di lokasi, dan melakukan pencarian disekitar posisi korban tenggelam, dengan menggunakan perahu mesin milik masyarakat, namun korban tidak juga ditemukan.
Pada pukul 19.35 Wib, Kapolsek Siak Hulu AKP Rusyandi Zuhri Siregar S.Sos, MH bersama Camat Siak Hulu Rahmat Fajri S.Stp, MSi serta Kades Teratak Buluh Yuniwir datang ke lokasi meninjau kejadian tersebut dan kemudian menghubungi pihak Basarnas.
Pukul 20.10 WIB, Tim Basarnas Provinsi Riau tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pencarian terhadap korban tenggelam tersebut, sekira pukul 23.00 Wib pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan kembali pada Senin pagi (01/11) pukul 07.00 WIB.
Hingga sore harinya sekira pukul 17.00 WIB korban masih belum ditemukan, Tim beristirahat sejenak lalu pada pukul 20.00 Wib Tim SAR gabungan beserta masyarakat kembali melanjutkan pencarian di sepanjang aliran sungai kampar.
Pada pukul 22.20 WIB, Tim SAR Gabungan beserta masyarakat setempat melihat jasad korban mengambang di sungai, berada sekitar 350 meter dari posisi awal korban tenggelam, jasad korban langsung di evakuasi ke darat.
Selanjutnya Pukul 22.50 WIB, jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau menggunakan Ambulance Desa.
"Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi karena meyakini kematian korban murni karena tenggelam, dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan, Jenazah korban telah dibawa pihak keluarga pada Selasa pagi untuk proses pemakamannya," ujar Kapolsek Siak Hulu.
Kapolsek Siak Hulu juga menghimbau dan mengingatkan masyarakat, untuk lebih waspada terhadap putra-putrinya agar tidak bermain atau berenang di sungai tanpa pengawasan, agar kejadian serupa tidak terulang. **Prc7