
Turut hadir Kapolres Meranti AKBP Andi Yul, Ketua MUI H Mustafa, Ustad H Magfiroh MA Sebagai Penceramah dan Para Pejabat dilingkungan Pemkab Meranti dan Forkompinda, Pimpinan Instansi Vertical, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat
PELITARIAU, Meranti - Bupati Meranti H Muhammad Adil SH Hadiri Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1443 H 2021 Masehi Bertempat di Masjid Dharul Ulum Kabupaten Kepulauan Meranti.(18/10/2021)
Turut hadir Kapolres Meranti AKBP Andi Yul, Ketua MUI H Mustafa, Ustad H Magfiroh MA Sebagai Penceramah dan Para Pejabat dilingkungan Pemkab Meranti dan Forkompinda, Pimpinan Instansi Vertical, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat. Acara tersebut di awali dengan pembacaan ayat suci oleh Zulfan Efendi dan di lanjutkan dengan pembacaan sholawat Dr H Magfiroh MA.
Kemudian Bupati H Muhammad Adil SH dalam sambutannya mengatakan bahwa, pada malam yang khidmat ini, marilah kita bersama-sama, kembali memanjatkan puji dan syukur ke-hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di Mesjid Agung, dalam keadaan sehat wal'afiat.
Shalawat dan salam, marilah kita curahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, para sahabat, serta para pengikut beliau dan Insya Allah termasuk kita semua yang hadir di sini hingga akhir zaman. Kita semua berharap dan berdoa, semoga peringatan Isra' Miraj tahun ini dapat mempertebal keyakinan kita kepada Allah SWT, meyakini kebenaran atas risalah kenabian Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.
Saya atas nama Kabupaten Kepulauan kasih kepada Pemerintah Meranti mengucapkan terima Kesejahteraan Rakyat sebagai Panitia, Pengurus dan Jamaah Masjid Agung Darul Ulum yang telah menyelenggarakan Peringatan Hari Besar Islam yakni Maulid Nabi Muhammad Saw. Ucapan terima kasih juga kepada ustadz DR H MAGHFIROH, MA dari Pekanbaru sebagai penceramah yang telah bersedia meluangkan waktu untuk mengisi siraman rohani kepada kita semua nantinya.
Mudahan kita dapat memetik pelajaran dari apa yang disampaikan ustadz nantinya. Bagian Mudah-Peringatan Maulid Nabi adalah momen penting dalam sejarah peradaban manusia sepanjang masa, baik pada era tradisional maupun pada era modern seperti saat ini, pada peringatan Maulid ini, kita dapat mengambil banyak pelajaran, khususnya dari sejarah hidup Rasulullah dan peradaban dunia lebih dari 14 abad yang lalu.
Makna paling mendasar yang dari peringatan Maulid Nabi Muhammad adalah untuk mengevaluasi sejauh mana Uswatun Hasanah yang melekat pada diri Rosulullah SAW dapat kita teladani dan kita laksanakan dalam SAW kehidupan sehari-hari. Sungguh merupakan kerugian, apabila acara seperti ini tidak mampu merubah perilaku kita ke arah yang lebih baik dari sebelumnya, baik dalam tataran ibadah secara vertikal maupun horizontal melalui peningkatan Iman dan Taq'wa serta semakin tingginya kesalehan Sosial.
Keteladanan Rosul yang saat ini hampir punah, harus dihidupkan lagi yang diawali dengan menjalin mempererat kebersamaan, silaturahmi, persaudaraan rasa mengingat gotong-royong, masyarakat saat ini sudah kurang peduli lagi banyak yang tidak memperhatikan kebersihan dan kesehatan lingkungan, padahal Islam merupakan agama yang mengajarkan ketertiban, keindahan, kebersihan dan kesehatan lingkungan, sebagaimana sabda Rosul dalam hadist bahwa "kebersihan itu sebagian dari iman" Seiring dengan peringatan hari kelahiran junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW tiap tahunnya, pada dasarnya mengajak kita untuk segala kecil menyimak Rosulullah kembali aspek kehidupan sejak keteladanan.