Karhutla Yang Terjadi di Desa Rawa Asri Belum Maksimal Padam, Ini Penjelasan Kepala KPBD Inhu

Kamis, 07 Oktober 2021

PELITARIAU, Inhu - Untuk Memadamkan Karhutla yang terjadi dilahan gambut di Desa Rawa Asri Rengat, karena stok air mencukupi tidak ada kendala, apalagi pola pemadaman dengan cara penyekatan agar api tidak meluas, Tim gabungan di bagi menjadi tiga kelompok untuk melaksanakan pemadaman.

Hanya saja hingga malam, api belum maksimal dikendalikan. Pemadaman akan dilanjutkan pada Kamis (7/10/2021). Tim sudah berusaha memadamkan di kepala api.

Tim gabungan itu terdiri dari TNI, Polri, Satgas Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD), Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), Regdam PT SBL serta masyarakat.

Satgas yang bertugas di Kecamatan Kuala Cenaku menyebut bahwa pada pukul 13.30 WIB telah terjadi kebakaran lahan. Atas laporan tersebut, tim gabungan melakukan pemadaman. 

"Benar, tim gabungan sedang melakukan pemadaman Karhutla di Desa Rawa Asri tepatnya di Jalur III," ujar Kepala KPBD Inhu, Ergusfian SSos, Rabu (6/10/2021). 

Dijelaskannya, pemadaman  karhutla yang terjadi berdasarkan laporan yang diterima Satgas Posko bersama Rengat pada Rabu (6/10/2021). 

Masih kata Ergusfian, kondisi api agak sulit dikendalikan karena struktur tanah yang terbakar jenis gambut. Sebab, setelah api dapat dipadamkan, selanjutnya diperlukan pendinginan dan penyiraman air arah dalam gambut. 

Api juga cepat membesar, lantaran pada lahan yang terbakar seluas 5 hektare itu terdapat semak belukar dan rumput ilalang.

"Ketersediaan air dinilai cukup. Mudah-mudahan pada hari berikutnya, api sudah dapat dipadamkan," pungkasnya.**(prc3)