A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$nama2

Filename: controllers/berita.php

Line Number: 315


Karhutla di Kubu Rohil Kembali Muncul, Petugas Kembali Lakukan Pemadaman

Ahad, 25 Juli 2021

Kepala BPBD Riau, M Edy Afrizal melakukan pemadaman kebakaran lahan di Kubu, Rokan Hilir, Riau.

 

PELITARIAU, Pekanbaru  -  Upaya pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di tiga desa di Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) sebelumnya sudah membuahkan hasil. Pada Sabtu (24/7/2021) sore kemarin api sudah padam dan hanya meninggalkan titik asap saja. 

Melihat kondisi api dilapangan yang sudah tidak terlihat  petugas pun ditarik mundur. Sebab mereka sudah lima hari berjibaku melakukan pemadam api. Sehingga butuh istirahat agar tidak kelelahan. 

Namun saat petugas sudah ditarik dari lapangan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M Edy Afrizal, mendapatkan laporan jika di wilayah tersebut api kembali muncul. 

"Tapi pagi tadi kami dapat laporan api membesar lagi disana (Kubu). Padahal kemarin sudah clear, dan anggota sudah kita tarik ke lapangan, yang dari provinsi bahkan sudah sampai di Pekanbaru dini hari tadi, " kata Edy, Minggu (25/7/2021). 

Namun karena api muncul lagi, pihaknya langsung berkoordinasi dengan petugas gabungan di Rohil, baik dari unsur TNI, Polri, BPBD, MPA dan Manggala Agni untuk membantu melakukan pemadaman di wilayah tersebut agar tidak semakin meluas. 

"Kawan-kawan di Rohil sudah turun ke lapangan untuk melakukan pemadaman. Heli juga sudah dikirim kesana untuk melakukan water boombing," ujarnya. 

Karhutla di wilayah Kubu ini sudah berlangsung selama lima hari. Hingga saat ini api belum berhasil dijinakkan. Angin kencang dan cuaca kering membuat Karhutla di wilayah ini semakin cepat meluas dan membesar.  Ditambah lagi semak belukar yang kering di wilayah ini juga menjadikan api semakin mudah menjalar. 

"Cuaca disana memang kering sekali karena tidak ada hujan, kita akan lakukan TMC disana, tapi untuk TMC ini kan harus ada potensi atau bibit awan untuk menyemai garam, saat ini memang diwilayah itu (Rohil) awan yang mau disemai belum terlihat," katanya. **Prc7