Lakukan Penyelidikan Meledaknya Tangki PT SDO

Jumat, 18 Juni 2021

Salah satu tanki penampungan PT Sari Dumai Oleo, anak perusahaan Apical di kawasan Industri Lubuk Gaung, Rabu (16/06/2021) malam terbakar hebat. ( Foto Istimewa/Warga).

PELITARIAU, Pekanbaru -  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau telah menurunkan tim pengawas ketenagakerjaan untuk melakukan penyelidikan kronologis kejadian ledakan di pabrik PT Sari Dumai Oleo (SDO), Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Rabu (16/6/2021). 

Kejadian itu mengakibatkan lima  karyawan di perusahaan tersebut meninggal dunia dengan mengalami luka bakar serius mencapai 90 persen dan 60 persen.

"Kita sudah turunkan tim pengawas ke Dumai untuk melakukan penyelidikan ledakan terjadi di PT SDO, yang mengakibatkan lima  pekerja meninggal dunia," kata Kepala Disnakertrans Riau, Jonli, Jumat (18/6/2021). 

Hasil penyelidikan sementara, kata Jonli, kebakaran terjadi pada tangki TBD3K3 kapasitas 3.000 ton yang berisi cairan fattymeter (oleo dasar) dengan volume cairan yang belum diketahui secara pasti. 

"Pada saat kejadian sedang dilakukan pekerjaan pengelasan oleh 9 orang pekerja CV Perkasa Tama Teknik di area sekitar tanki tersebut.

Atas kejadian yang menewaskan lima orang pekerja itu, Jonli menyatakan pihaknya telah meminta menghentikan sementara operasional PT Sari Dumai Oleo untuk penyeledikan terkait meledaknya tanki, apakah disebabkan human eror atau kelalaian dari pihak perusahaan. 

"Surat penghentian pekerjaan sudah kita sampaikan. Hanya saja mereka abaikan dan masih tetap melanjutkan pekerjaan. Ini sangat kita sayangkan. Kami akan naikan penyidikan kasus ini," sebutnya. **Prc7.