Dihari Kedua Aksi, Forkopincam Kec Pasir Penyu Sidak Aksi Pengalihan Kendaraan ke Jalan Elak Oleh Warga Air Molek

Rabu, 02 Juni 2021

Foto Forkopincam Didampinggi Ketua FPAN Sidak Lokasi Aksi Pengalihan Kendaraan Kejalan Elak Batugajah

PELITARIAU, Inhu - Hari Kedua Masyarakat Kecamatan Pasir Penyu melalui Forum Penyelamatan Aset Negara (FPAN) melaksanakan Aksi Kendaraan Bertonase Berat seperti truk angkut Batu Bara, Truk angkut TBS sawit, Truk Batu Krokos, Truk Kayu Balak, Tengki angkut CPO atau Industri lainnya tidak lewat jalan Sudirman Airmolek.  

Jalan Alternativ (Elak) harus dimanfaatkan oleh kendaraan Bertonase berat itulah gunanya jalan elak itu dibangun oleh Pemprov melalui Dana APBD Riau. Apalagi jalannya layak dilalui oleh Kendaraan Berat.

Kenapa tidak dibenarkaan melewati kota airmolek pasalnya kemampuan daya tahan bobot jalan sudirman tersebut hanya 8 Ton, yang terjadi selama ini sudah ada unsur pembiayar dari pihak terkait akibatnya kondisi jalan dalam kota airmolek badan jalannya banyak yang rusak.

Dihari kedua aksi pengalihan kendaraan bertonase berat kejalan elak yang dilakukan masyarakat kegiatannya diberi nama Forum Penyelamat Aset Negara (FPAN) Kec Pasir Penyu.

Alhamdulillah pantauan Awak Media dilaporkan sudah ada respon positif dari Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) dimana pihak yang berkompeten dikecamatan pasir penyu terdiri Camat, Kapolsek Danramil 04/PP sudah turun gunung memantau kondisi fisik jalan elak didampinggi Ketua dan Korlap FPAN.

Seperti pemberitaan di Media ini sebelumnya menyikapi Aksi yang dilakukan Warga Airmolek, Wartawan konfirmasi dengan Pj Bupati dan Sekda Inhu mengatakan akan memerintahkan Kadis PUPR Inhu segera koordinasi dengan PUPR Prov Riau agar jalan elak tersebut segera dilakukan peningkatan, pemeliharaan pembangunannya.

Dilokasi Jalan Elak tampak hadir melihat langsung kendaraan truk Tronton yang sedang Tepuruk dan membutuhkan pertolongan diantaranya Camat, Danramil, Kapolsek, Kanit Lantas, Ketua dan Korlap FPAN.

Disini masyarakat pasirpenyu memberikan Apresiasi kepada  Forkopincam dan PT Tunggal Perkasa Plantations (TPP) karena sudah peduli menerjunkan Alat Berat (Exapator) guna untuk membantu truk truk yang nyangkut di jalan elak.

Saat ini kondisi jalan elak masih tahap perbaikan nantinya agar bisa dilalui oleh tronton yang bermuatan besar, mudah mudahan melalui media Pelitariau.com ini, Gubri cq Kadis PUPR dan Ketua DPRD Riau segera mengambil sikap terhadap kondisi jalan tersebut segera digesah proses pembangunan selanjutnya.

Semua ini dilakukan masyarakat sebuah bentuk kepedulian untuk kenyamanan warga Airmolek sekitarnya. Juga untuk menyelamatkan jalan yang ada dan tidak diperuntukkan truk tonase besar. Seperti contoh yang membuktikan akibat dilalui truk berat jalan dua jalur yang belum setahun dibangun sudah banyak yang rusak. 

FPAN minta semua pihak bersatu untuk tidak bermain. Karena ini untuk kepentingan masyarakat. Bukan kelompok, perusahaan, pengusaha atau kendaraan keluarga. Siapa yang salah dan menyalahi sesuai aturan harus ditindak.

"Semoga perlahan kota Airmolek semakin maju dengan menjunjung tinggi aturan hukum yang dibuat  pemerintah,"**(prc3)