
Presiden mahasiswa STIE Indragiri, Handika Karismon
PELITARIAU, Inhu - Pilkada Indragiri Hulu (Inhu) baru saja selesai dilaksanakan. Sampai pada hari ini KPU masih melakukan pleno di setiap Kecamatan.
Banyak hal menarik terjadi di dalam pilkada Inhu kali ini, dari Paslon terbanyak, Paslon Independen bahkan sampai tertangkapnya kordes salah satu Paslon, dan yang terbaru diduga adanya indikasi tidak netral dari pihak pemerintah daerah, kecamatan hingga desa.
Hal ini pun menjadi sorotan dari salah satu aktivis mahasiswa, Handika Karismon selaku presiden mahasiswa STIE Indragiri.
"Saya ingatkan Bawaslu untuk bekerja secara maksimal dan segera proses semua laporan yang telah di terima. jika memang terjadi kecurangan, Bawaslu dan KPU harus bertindak tegas sebagaimana aturan yang berlaku," ujarnya Handika Karismon kepada awak media, Senin (14/12/2020).
Dikatakannya, jangan biarkan kecurangan merusak citra pemilihan kepala daerah Inhu. Ingat saja Al-Qur'an surah Al-muthaffifin ayat1-3.
"Kita akan awasi kinerja dari Bawaslu dan jangan sampai ada pihak yang mengintervensi," sebutnya.
"Kita serahkan kepada Bawaslu dan KPU Inhu terkait prosesnya, kita mendukung siapapun bupati yang terpilih nantinya dialah yang telah di percaya oleh masyarakat Inhu tetapi yang menang tanpa kecurangan ya" Pungkas Handika.**Prc1