Motor dan Uang Rp20 Juta Warga Rohil Dirampas Rampok di Rohul

Ahad, 03 Agustus 2014

PELITARIAU - PASIRPANGARAIAN- Seorang pedagang ikan keliling atau along-along asal Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) bernama Arizal (38) dilaporkan menjadi korban pencurian kekerasan (Curas) di dekat jembatan KM 11 Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Ahad (3/8/14) sekitar pukul 05.00 WIB.

Selain sepeda motor Honda Verza warna putih dibawa kabur, uang tunai milik korban sekitar Rp20 juta juga raib. Dari di jalan lintas provinsi antara Mahato-Rantau Kasai itu, korban juga sempat dirawat di rumah sakit karena dianiaya pelaku.

Kapolres Rohul AKBP. H. Onny Trimurti Nugroho melalui Kapolsek Tambusai Utara AKP. Dasmaliki mengungkapkan pasca kejadian, Ahad pagi sekitar pukul 9.30 WIB, korban melapor ke Polsek Tambusai Utara. Hal itu sesuai Nomor Lp: 44/VIII/2014/Sek Tambut, seperti dilansirriauterkini.com.

Dasmaliki menjelaskan, Arizal merupakan warga Dusun I Desa Tanjung Medan, Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rohil. Dia merupakan pedagang ikan keliling, dan biasa menjajakan dagangannya di Kecamatan Tambusai Utara dan Tambusai.

Kronologisnya, dari arah Pujud, korban berencana menjual ikan di Pasar Dalu-dalu, Kecamatan Tambusai Utara. Namun naas, saat di Tempat Kejadian Peristiwanya (TKP), tepat di KM 11, korban dihadang tiga orang tidak dikenal. Ketiga pelaku langsung mengancam korban dan meminta korbannya menyerahkan sepeda motor yang dibawanya.

"Korban mengaku dia tidak mau menyerahkan sepeda motornya, sehingga terjadi perlawanan," kata Dasmaliki di ujung telepon, Ahad sore.

Karena korban menolak, pelaku menghamtam kepala bagian belakang korban dengan benda tajam dan benda tumpul. Bukan itu saja, kening atas serta tangan kiri dan kanan korban juga robek sekitar 50 jahitan akibat kena benda tajam.

Setelah melumpuhkan korbannya, tiga pelaku membawa paksa sepeda motor korban ke arah Pujud. Para pelaku sempat dikejar oleh warga, namun ketiganya berhasil melarikan diri ke arah Kota Bagan Batu.

Dasmaliki menambahkan, karena korban mengalami luka cukup parah, dia sempat dibawa ke RS Medical Torganda, dan kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Tambusai Utara.

"Sampai saat ini anggota masih berupaya mengejar pelaku," tandas Dasmaliki. (PR-cr.Ram)