
Foto Surat Pemberitahuan Dari PT Pos Indonesia Kepada Marleni
PELITARIAU, Inhu - Banyak warga yang berhak mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) Program dari Kementrian Sosial Republik Indonesia belum menerima Haknya, diduga program yang digadang gadangkan oleh Presiden untuk membantu warga terhadap dampak Covid-19 belum tepat sasaran.
Salah satunya seperti yang dialami Marleni Warga RT 02 RW 01 Lingkungan III Kel Air Molek 1 Kec Pasir Penyu Kab Inhu Prov Riau, kepada Wartawan, Sabtu (11/07/2020) mengatakan Berdasarkan Keptus Pemberitahuan yang diterima dari Pemerintah RI cq Kemensos RI melalui PT Pos Indonesia Nomor 29300/1402040009/69 saudari Marleni dinyatakan memperoleh Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahun 2020 senilai Rp 600 Ribu setiap bulan selama Tiga Bulan.
Ketika hendak mengambil untuk pencairan BST tersebut di Kantor Pos Air Molek anehnya pihak Juru Bayar Kantor Pos mengatakan bahwa nama saudari Marleni tidak ada muncul namanya dalam daftar yang akan dicairkan.
Karena tidak bisa cair Marleni pulang dengan membawa perasaan serta kekecewaan, sementara semua persyaratan untuk mengambil BST seperti KK, KTP dan memakai Masker sudah disiapkan.
"Kami sekeluarga sangat berharap dari dana BST untuk persiapan menyambung hidup untuk beberapa hari sementara kata juru bayar pos tak bisa cair," kesal Marleni.
Ketika dikonfirmasi dengan Kepala Pos Indonesia Cabang Air Molek, Zulkipli mengatakan karena nama Marleni tidak muncul dalam rekap yang akan dicairkan untuk sementara belum bisa dibayar.
Zulkipli membenarkan bukan satu orang aja yang tidak muncul dalam rekap pembayaran namanya masih banyak yang lain kejadiannya serupa dengan Marleni.
Namun demikian kami pihak pos akan berkoordinasi dengan pimpinan akan berupaya mencari dimana persoalan sebab tidak muncul dalam rekap pembayaran BST.
Ka Pos berjanji akan koordinasi dengan pihak terkait berupaya semampunya untuk mencari solusinya.
Diterangkannya, sangat aneh waktu pencairan tahap 1 bisa cair tahap ke 2 bisa cair setelah tahap ke 3 tak bisa cair dan sebaliknya.
"Insya Allah nanti setelah kegiatan ini apabila sudah ada sinyal jawabannya akan disampaikan kesetiap Kelurahan dan Desa, kasihan sama warga sudah capek capek kesini tau tau tak bisa cair siapa yang tak kesal," jelas Ka Pos Indonesia Airmolek.**(prc3)