
PELITARIAU, Sumatera Selatan - Merespons timbulnya pertentangan dari masyarakat yang dialami sejumlah tenaga medis di sekitar tempat tinggalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan, kini menyiapkan hotel dan blok khusus untuk tempat tinggal tenaga medis yang menangani virus corona.
Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan berdasarkan hasil kesepakatan dan melihat perkembangan penyebaran virus corona saat ini, dinilai perlu memfasilitasi tempat tinggal bagi tenaga medis. Upaya ini juga dilakukan untuk mencegah hal-hal kontroversial di lapangan yang berimbas pada para tenaga medis.
"Kita sudah siapkan Hotel Swarna Dwipa dan satu blok khusus di Wisma Atlet Jakabaring untuk tempat tinggal tenaga medis ini," katanya, Selasa (21/4).
Tak hanya tenaga medis yang ada di Kota Palembang, fasilitas itu juga bisa dimanfaatkan oleh tenaga medis lain khususnya dari daerah sekitar. Seperti dari Kabupaten Banyuasin, dan Ogan Ilir.
"Silakanlah tinggal disana, kita siap fasilitasi termasuk antar jemput mereka dalam bekerja," katanya.
Herman Deru berharap para tenaga medis baik itu dokter, perawat, maupun petugas medis lainnya dapat menjalankan tugasnya dengan tenang dan fokus dalam membantu menangani wabah virus corona ini.
"Bekerjalah dengan baik, yakinlah bahwa kami tidak akan tinggal diam memberikan perhatian dan memfasilitasi kalian," katanya.
Sementara itu, juru bicara gugus tugas COVID-19 Sumsel, Yusri, mengatakan saat ini terdapat 36 orang yang tinggal maupun menjalani isolasi mandiri di wisma atlet atau OPD Center Jakabaring. Rinciannya 24 masyarakat biasa, dan 12 tenaga medis.
"Jumlah itu mungkin akan terus bertambah, yang jelas semua fasilitas terkait tenaga medis sudah disiapkan," katanya. (jrs) **prc4
sumber: kumparan