PELITARIAU,Meranti - Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia di bidang olahraga, PBSI Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Penataran dan Pelatihan Wasit Bulu Tangkis Tingkat Kabupaten. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Seven UP Kabupaten Kepulauan Meranti, Jalan Diponegoro, Selatpanjang, Jumat (12/06/2026).
Pelatihan yang diselenggarakan selama tiga hari, mulai tanggal 11 hingga 12 Juni 2026 ini, diikuti oleh 28 peserta yang berasal dari Guri Olahraga dan perwakilan klub di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Leksmana Febrianto dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mencetak wasit yang netral, memahami aturan terbaru, dan profesional saat memimpin pertandingan di lapangan. "Kami menghadirkan Narasumber yang berlisensi nasional B Provinsi Riau Dedek Apriono untuk memberikan materi teori dan praktik di lapangan," jelasnya.
Mewakili Ketua Umum PBSI Meranti Muzamil Baharudin,SM,MM, Penataran ini dibuka secara resmi oleh Ketua Harian PBSI Meranti Agustiono, ST,M.S.i Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap para peserta dapat mengikuti penataran dan pelatihan dengan serius.
"Dengan adanya penataran pelatihan ini, diharapkan tidak ada lagi kendala kekurangan wasit yang berkualitas di daerah. Ilmu yang didapat harus diterapkan secara adil dan tegas saat memimpin pertandingan, sehingga kompetisi lokal di Kabupaten Meranti bisa berjalan lebih sportif Unggul dan Bermartabat," ujar Agustiono.
Selama dua hari, para peserta akan mendapatkan pemahaman mengenai Laws of the Game (aturan permainan), praktik isyarat tangan wasit, serta simulasi memimpin pertandingan. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ujian, peserta yang lulus akan mengantongi sertifikat wasit lisensi tingkat kabupaten Kota yang menjadi langkah awal untuk berkarir ke jenjang yang lebih tinggi.
Materi yang di sampaikan salah satunya yakni 17 dasar Low OF Badminton :
Sistem Poin (Skoring): Pertandingan dimainkan menggunakan sistem best of three (mencari 2 kemenangan game) hingga poin 21. Poin akan bertambah bagi pemain atau pasangan yang memenangkan
Deuce (Jus): Jika terjadi seri 20-20, permainan berlanjut hingga salah satu pihak memimpin selisih 2 poin (maksimal hingga poin 30).
Area Servis & Garis Lapangan: Saat skor genap, servis dilakukan dari sisi kanan. Saat skor ganjil, servis dilakukan dari sisi kiri. Kok yang jatuh di luar garis batas dianggap out (keluar).
Aturan Servis: Saat memukul kok, posisi kepala raket harus berada di bawah tangan (pegangan raket) dan titik perkenaan kok harus berada di bawah pinggang. Kaki pemain tidak boleh menginjak garis saat melakukan servis.
Pelanggaran Umum (Fault): Pemain dilarang menyentuh net menggunakan tubuh atau raket. Pemain juga tidak boleh memukul kok di area lawan (melewati batas net) atau memukul kok dua kali berturut-turut.**